Belanja Alutsista TNI Harus Berdasarkan Skala Prioritas
Jumat, 06 Okt 2023, 00:00 WIBJAKARTA - Belanja alat utama sistem senjata (alutsista) TNI harus dilakukan berdasarkan skala prioritas. Memang perlu ada perbaikan, namun secara keseluruhan alutsista TNI sudah cukup baik.
"Ya mesti harus ada skala prioritas, alutsista itu penting, tetapi harus dilihat apakah ada yang lebih penting. Apakah kita akan perang, kan ndak. Jadi yang harus didahulukan yang mana, yang skala prioritas yang mana," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi), usai menghadiri upacara perayaan HUT ke-78 TNI, di Monas, Jakarta, Kamis (5/10).
Dalam amanatnya itu, Presiden Jokowi menekankan untuk urusan alutsista TNI memang perlu modernisasi. Meski begitu, mengingat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terbatas maka belanja alutsista harus dilakukan dengan bijak, baik besaran maupun peruntukannya.
"Alutsista memang modernisasi alutsista sangat diperlukan, tapi keuangan negara, anggaran negara kita sangat terbatas, dan untuk kebutuhan kesejahteraan rakyat sangat besar, sehingga belanja alutsista harus dilakukan dengan bijak, baik besarannya maupun peruntukannya," ujar Presiden Jokowi.
Presiden menerangkan modernisasi alusista harus menjadi bagian pengembangan investasi industri dalam negeri. Prosesnya harus didorong transfer teknologi, peningkatan SDM, dan diutamakan produk dalam negeri. "Saya minta agar anggaran yang dimiliki karena sulit mengumpulkannya, mendapatkannya, sehingga sebisa mungkin harus dibelanjakan dan diputar kembali untuk rakyat," jelasnya.
Sangat Komplet
Presiden Jokowi mengatakan apa yang ditampilkan tiga matra TNI dalam defile di Monas sudah sangat komplet dalam menunjukkan kekuatan militer Indonesia.
Dia juga menyampaikan kualitas alutsista nasional saat ini tampak dari alutsista yang ditampilkan pada HUT TNI kali ini. "Ya tadi kan bisa dilihat sendiri, bisa dinilai sendiri. Yang ditampilkan tadi sudah sangat komplet, meskipun itu tadi baru sebagian kecil, tetapi sudah menunjukkan kurang lebih kekuatan kita seperti apa," ujar dia.
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengumumkan alokasi anggaran senilai 39,47 triliun rupiah untuk modernisasi alutsista TNI tahun 2024. Anggaran tersebut masuk ke daftar belanja Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Total alokasi belanja Kemhan berdasarkan program mencapai 135,44 triliun rupiah dalam Rancangan APBN 2024.
Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono, memastikan pihaknya siap menjalankan amanat Presiden Jokowi. Belanja dan modernisasi alusista TNI akan sesuai prioritas.
Menurutnya, modernisasi alusista tidak bisa dilakukan tanpa ada prioritas. "Tidak bisa kita modernisasi (alusista), tanpa prioritas. Dengan begitu, anggaran yang diterima bisa tepat sasaran," jelas Panglima TNI.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Enam Jet Tempur Rafale kepada TNI AU
-
Liga Champions: Atletico Madrid Manfaatkan Kesalahan Tottenham untuk Menang Telak 5-2
-
Angkatan Darat AS Incar Drone Darat Futuristik buatan AZAK
-
Tiongkok Ungkap Foto Viral 'Prajurit Super'
-
Pertamina: Pasokan Energi Bengkulu Aman Selama Mudik Lebaran 2026
-
Proses Pembuatan Lemang Bambu
-
Menteri Brian Yuliarto Dorong Sinergi Kemdiktiksaintek dan BRIN dalam Sains dan Inovasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.