Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

1.476 Ha Lahan Hutan di Babel Terbakar Dampak El Nino

📅 Jumat, 06 Okt 2023, 10:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
1.476 Ha Lahan Hutan di Babel Terbakar Dampak El Nino Doc: ANTARA/HO-BPBD Provinsi Kepulauan Babel
Ket. Tim gabungan kebakaran Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berjibaku memadamkan kebakaran hutan lindung seluas 55 hektare di Koba Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (4/10/2023).

PANGKALPINANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan 1.476,86 hektare lahan dan hutan di Babel terbakar, sebagai dampak kemarau dan perubahan iklim El Nino.

"Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terbanyak di Belitung Timur seluas 533,49 hektare dengan jumlah 256 kejadian karhutla," kata Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Jumat (6/10).

Ia mengatakan seluas 1.476,86 hektare karhutla dengan 791 kejadian kebakaran tersebut tersebar di Belitung Timur 533,49 hektare dengan 256 kejadian, Belitung 360,95 hektare dengan 188 kejadian kebakaran.

Selanjutnya,karhutla di Bangka Barat 247,99 hektare dengan 145 kejadian, Bangka Tengah 161,14 hektare dengan 73 kejadian, Pangkalpinang 72,77 hektare dengan 63 kejadian, Bangka Selatan 64,52 hektare dengan 52 kejadian dan Kabupaten Bangka 36 hektare dengan 14 kejadian karhutla.

"Saat ini hampir setiap hari terjadi kebakaran hutan dan lahan, karena kondisi cuaca panas dampak El Nino," katanya.

Menurut dia karhutla di Kepulauan Babel rata-rata di bawah lima hektare, kecuali Bangka Tengah yang pada Selasa (3/10/2023) terjadi karhutla di kawasan Hutan Lindung Koba seluas 55 hektare yang membutuhkan waktu pemadaman dua hari, karena merupakan lahan gambut.

"Alhamdulillah, kemarin red-Kamis (5/10), api di kawasan hutan lindung Bangka Tengah ini sudah berhasil dipadamkan," katanya.

Ia menyatakan saat ini kondisi cuaca sangat panas, sehingga semak belukar di lahan-lahan yang mengering ini tidak dibakar akan terbakar dengan sendirinya.

"Tidak dibakar pun lahan ini terbakar, karena sangat panasnya cuaca ini. Sebagaicontoh Tempat Pembuangan Sampah (TPA) di Juru Seberang Belitung terbakar dengan sendirinya, karena adanya gas metana meledak akibat suhu udara tinggi yang pada akhirnya menimbulkan kebakaran di TPA tersebut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.