Epidemiolog Imbau Masyarakat Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 05 Okt 2023, 17:37 WIB

JAKARTA - Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengimbau anggota masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan agar tidak terdampak cuaca panas terik yang bisa mengganggu kesehatan.

"Peningkatan suhu ini akan sangat berdampak kepada kesehatan manusia," kata Dicky saat dihubungi Antara, Rabu (4/10).

Ket. Foto: Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budmian — Sumber: ANTARA/Foto pribadi narasumber

Dicky mengatakan cuaca panas terik yang saat ini terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia merupakan imbas dari fenomena El Nino yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir tahun depan.

Fenomena itu juga diperkirakan akan semakin meningkatkan suhu bumi yang diprediksi mencapai satu setengah derajat secara global. Oleh karenanya, masyarakat harus benar-benar membatasi aktivitas saat berada di luar ruangan dan tidak terlalu lama berada di bawah terik matahari untuk menghindari gangguan kesehatan.

"Kalau terlalu lama bisa menyebabkan dehidrasi bahkan bisa mengalami heatstroke," kata Dicky.

Mereka yang mengalami heatstroke, menurut Dicky, akan merasakan berbagai reaksi tubuh seperti peningkatan suhu secara drastis, kejang-kejang, denyut jantung cepat, pusing berlebihan, dan frekuensi nafas yang sangat cepat.

Bahkan, bagi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit diabetes, penyakit darah tinggi, dan penyakit kardiovaskular lainnya akan menyebabkan berdampak yang lebih serius.

"Untuk itu kurangi aktivitas terutama di antara jam 11 sampai jam 3 sore," kata Dicky.

Untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan akibat cuaca terik, Dicky membeberkan beberapa tip yang dapat dilakukan oleh masyarakat. Pertama, mengkonsumsi air putih minimal satu kali setiap setengah jam untuk memastikan ketersediaan cairan dalam tubuh tetap terjaga. Kedua, memperkuat proteksi diri dari paparan sinar matahari seperti menggunakan topi maupun alat pelindung kepala lain saat harus beraktivitas di luar ruangan. Terakhir, memanfaatkan semprotan air agar tubuh selalu dalam keadaan lembab.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Indeks El Nino saat ini berada pada nilai +1.504. Kondisi El Nino yang masuk dalam kategori moderat tersebut diprediksi tetap bertahan hingga awal 2024.

"Superposisi fenomena El Nino dan IOD (+), menyebabkan pertumbuhan hujan di wilayah Indonesia menjadi lebih sedikit dari normalnya, yang berkaitan dengan kondisi curah hujan rendah sebagai penyebab kekeringan di Indonesia," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, beberapa waktu lalu. Ant/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.