Bappenas: Isu Transisi Energi dan Ketahanan Pangan Penting untuk Debat Capres-Cawapres
Kamis, 05 Okt 2023, 01:25 WIBDENPASAR - Kementerian PPN/Bappenas menilai isu transisi energi menuju energi baru terbarukan (EBT), ketahanan pangan, dan transformasi digital penting untuk dibahas dalam debat calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2024.
"Penting ini karena ada transisi energi dan transformasi digital yang terus akan menjadi isu nasional dan global. Mereka (kandidat capres-cawapres) akan baca, iya harusnya isu dalam debat," kata Koordinator Ekosistem dan Pemanfaatan TIK Direktorat Ketenagalistrikan, Telekomunikasi dan Informatika, Kementerian PPN/Bappenas Andianto Haryoko saat peresmian platform Solar Energy Estimator for Rooftop in Indonesia (SEERI) di Kabupaten Badung, Bali, Rabu (4/10).
"Tergantung nanti KPU, KPU kan nanti akan menerima draft RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) untuk dijadikan isu yang ditanyakan," sambungnya.
Andianto mengatakan belum tahu isu transisi energi dan transformasi digital menempati urutan ke berapa dalam prioritas nasional, namun menurutnya sebagai salah satu isu nasional, penyelenggara pemilu dapat menyusun pertanyaan berangkat dari masalah ini.
Kementerian PPN/Bappenas sendiri memiliki tugas pokok dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) untuk 20 tahun dan RPJMN untuk lima tahunan, dan saat ini sedang terus berproses.
Rincian dalam RPJMN itu nantinya akan dibaca oleh capres-cawapres sehingga mereka harus menyesuaikan dengan rencana pemerintah, dan di tengah peluncuran platform yang berguna untuk mengidentifikasi potensi pemasangan PLTS Atap itu, Andianto mengatakan bahwa hasil proyek tersebut akan dimasukkan dalam RPJMN.
"Nanti kemudian, draft atau konsep yang kita bangun itu nanti akan disampaikan langsung kepada pasangan kontestan capres dan cawapres. Di dalam rancangan yang lalu, salah satu prioritas nasional adalah transformasi digital," ujarnya
"Ada beberapa prioritas nasional lain selain transformasi digital, yaitu transisi energi, ketahanan pangan dan lain sebagainya. Jadi ini salah satu prioritas nasional kita, prioritas nomor empat dan di dalam prioritas nasional kelima," sambung Andianto.
Dalam kesempatan itu Kementerian PPN/Bappenas juga sedang memulai proyek tranformasi digital dan transisi energi bekerja sama dengan Pemerintah Jerman, dengan output sebuah portal berbasis AI dan citra satelit yang dinamai SEERI.
Dari proyek ini menunjukkan upaya kementerian tersebut dalam memanfaatkan teknologi untuk menganalisa pemanfaatan EBT khususnya energi surya di dalam solar rooftop atau PLTS Atap.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ekosistem Pembayaran Digital Kian Kuat, UMKM Didorong Naik Kelas di Era Ekonomi Digital
-
Bupati Tulungangung Hanya Mengeluarkan Dua Kata Saat Jadi Tersangka Bersama Ajudan
-
Pertamina EP Catat Produksi Sumur Pengembangan Salawati di Papua 623 BOPD
-
Percepat Transisi Energi Terbarukan
-
Kebutuhan Gas Pembangkit Naik 4,5% per Tahun, LNG Jadi Andalan Transisi Energi hingga 2034
-
Film Terbaru "Spider Man: Brand New Day" Ceritakan Babak Selanjutnya Kisah Peter dan MJ
-
Nggak Perlu Bangun PLTU Baru! Ini Jurus PLN Tekan Emisi Pakai Limbah Kebun Milik Warga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.