Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendikbud Dorong PT Lebih Mandiri lewat Program Kampus Merdeka

📅 Senin, 02 Okt 2023, 11:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendikbud Dorong PT Lebih Mandiri lewat Program Kampus Merdeka Doc: ANTARA/HO-Kemendikbudristek
Ket. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek Sri Suning Kusumawardani dalam Sosialisasi dan Bimbingan Teknis MBKM Mandiri di Denpasar, Bali, Rabu (27/9/2023).

JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) RI mendorong perguruan tinggi mampu lebih mandiri untuk mentransformasi sumber daya manusia (SDM) nasional melalui Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

"Perguruan tinggi didorong merespons secara positif berbagai pelonggaran kebijakan Kemdikbudristek RI demi terwujudnya kemandirian untuk mentransformasi sumber daya manusia nasional," kata Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek Sri Suning Kusumawardani dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Suning menjelaskan Kemendikbudristek RI melalui MBKM ingin mentransformasi pendidikan tinggi yang mengarah pada penyelenggaraan sistem pendidikan yang lebih relevan dengan kebutuhan setempat dan kebutuhan zaman.

Hal tersebut selaras dengan MBKM yang dibentuk sebagai inovasi untuk mentransformasi pendidikan tinggi di Indonesia untuk menciptakan lulusan yang lebih relevan dengan konteks lingkungan dan zamannya.

Suning menuturkan untuk mencapai tujuan itu maka perguruan tinggi membutuhkan banyak mitra yang bisa membantu memberikan bekal non-akademik seperti aneka keterampilan praktis dan soft skills.

"Para pihak mitra yang dimaksud antara lain dari sektor pemerintahan, sektor bisnis, dan organisasi sosial," ujarnya.

Upaya itu turut melatih perguruan tinggi untuk memanfaatkan sumber daya yang ada tanpa bergantung pada pembiayaan pemerintah dalam menciptakan SDM nasional berkualitas.

Kepala LLDikti Wilayah VIII I Gusti Lanang Agus Eratodi mengatakan bahwa MBKM terutama MBKM Mandiri sudah menjadi kebutuhan bersama baik masyarakat maupun perguruan tinggi.

MBKM Mandiri adalah sebuah bentuk dorongan kebijakan Kampus Merdeka yang mendukung perguruan tinggi menjalankan program MBKM secara mandiri yaitu menyelenggarakan, mendanai, dan mengeksekusi programnya tanpa intervensi dari Kemendikbudristek.

MBKM Mandiri menekankan kemandirian yaitu program yang dijalankan tidak disubsidi dan dikelola Kemendikbudristek sehingga perguruan tinggi dapat melaksanakan program yang diinginkan dengan ketentuan regulasi, pendanaan, linimasa, dan kebutuhan dokumentasi yang ditentukan sendiri.

Tujuan MKBM mandiri adalah untuk membantu sebanyak-banyaknya mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus demi persiapan karir di masa depan.

Wakil Rektor 1 Universitas Dhyana Pura Ni Made Diana Erfani mengatakan MBKM Mandiri penting dijalankan agar perguruan tinggi bisa menjawab kebutuhan masing-masing daerah sehingga pada akhirnya setiap perguruan tinggi bisa memiliki keunikannya masing-masing.

Manajer Kampus Merdeka Mandiri pada Pelaksana Pusat Kampus Merdeka (PPKM) Heru Wijayanto Aripradono menambahkan, MBKM Mandiri akan menjadi praktik yang normal pada 2024.

"Para pengelola perguruan tinggi sudah melihat pentingnya MBKM untuk meningkatkan relevansi lulusan dan relevansi perguruan tinggi," kata Heru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

37 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.