- Home
-
- Luar Negeri
-
- Jepang-ASEAN Tingkatkan Ke...
Jepang-ASEAN Tingkatkan Kerja Sama Keamanan Siber Sektor Swasta
Senin, 02 Okt 2023, 12:02 WIBTOKYO - Jepang dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) akan berupaya meningkatkan kerja sama keamanan siber sektor swasta di tengah meningkatnya pengaruh Tiongkok di kawasan, kata sumber pemerintah Jepang pada Minggu (1/10).
Kyodo melaporkan, para pemangku kepentingan dan pihak-pihak terkait dari kedua belah pihak, termasuk organisasi non-pemerintah, akan menandatangani perjanjian di Tokyo minggu ini menjelang pertemuan puncak di ibu kota Jepang pada bulan Desember untuk memperingati 50 tahun persahabatan dan kerja sama Jepang-ASEAN, menurut sumber tersebut.
Perjanjian yang akan memperkuat kolaborasi keamanan siber antara Jepang dan negara-negara ASEAN tersebut akan dimasukkan dalam pernyataan bersama pada pertemuan puncak bulan Desember, kata sumber.
Pemerintah Jepang telah memberikan dukungan untuk mengembangkan profesional di antara pemerintah negara-negara ASEAN melalui program pelatihan di Pusat Pengembangan Kapasitas Keamanan Siber ASEAN-Jepang di Bangkok, yang dioperasikan di bawah kepemimpinan Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang.
Dalam beberapa tahun terakhir, serangan siber yang menargetkan perusahaan dan organisasi swasta telah menarik perhatian global. Tiongkok diduga terlibat dalam beberapa serangan tersebut.
Jepang dan ASEAN berupaya meningkatkan kapasitas sektor publik dan swasta dalam melawan serangan siber semacam itu.
Pada pertemuan yang dijadwalkan pada Kamis dan Jumat di Tokyo, perusahaan-perusahaan keamanan siber ASEAN akan memberi penjelasan kepada perusahaan-perusahaan Jepang tentang bisnis mereka dengan tujuan untuk memulai kemitraan baru.
Menteri Digital Jepang Taro Kono berencana menghadiri pertemuan tersebut, sementara pertemuan kebijakan juga akan diadakan oleh pejabat pemerintah yang terlibat dalam keamanan siber.
Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida meluncurkan inisiatif konektivitas komprehensif Jepang-ASEAN bulan lalu di Indonesia ketika ia menghadiri pertemuan puncak terkait ASEAN. Program tersebut mencakup komitmen Jepang untuk membantu anggota ASEAN mendigitalkan infrastruktur mereka dan meningkatkan keamanan siber mereka, serta langkah-langkah lainnya.
Kishida berjanji akan memberikan dukungan pengembangan sumber daya manusia di bidang keselamatan maritim dan digitalisasi untuk 5.000 orang selama tiga tahun ke depan.
Kerja sama substansial antara Jepang dan ASEAN dimulai pada 1973 dengan pembentukan forum karet sintetis. Sementara Tiongkok meningkatkan hubungan resminya dengan ASEAN menjadi kemitraan strategis komprehensif pada 2021.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Gapki dan Forwatan Dorong Komunikasi Berbasis Data
-
Rupiah Hari Ini Tersungkur usai Serangan AS ke Iran, Pasar Keuangan Bergejolak
-
AS akan Terapkan Biaya 20% untuk Melewati Selat Hormuz, dan Berlakukan Kembali Blokade terhadap Iran
-
Pedagang dan Distributor Pertanian se-Sumbar Bentuk Asosiasi, Perkuat Sinergi Usaha.
-
Bukan Sekadar Minuman, Industri Kopi Jadi Senjata Baru Perluas Akses Pasar UMKM
-
DPRD DKI Kaji Aturan Pajak Kendaraan Listrik untuk Tambah PAD Potensi Rp4 Triliun
-
Kunjungi Sido Muncul, Delegasi Taiwan Jajaki Kerja Sama Tanaman Obat dan Herbal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.