Gandeng Desainer Indonesia, Cotton Day Gelar Peragaan Busana Pakai Kapas AS
Jumat, 29 Sep 2023, 12:19 WIBJAKARTA - Cotton Council International (CCI) kembali menggelar acara Cotton Day 2023. Sejumlah rangkaian acara dihadirkan, mulai dari seminar mengenai industri fesyen hingga peragaan busana yang menampilkan karya kolaborasi dengan desainer Indonesia.
Mengambil tema 'The Journey to a Smart Cotton Future', Cotton Day 2023 mempromosikan kapas produksi Amerika Serikat yang dianggap memiliki ketahanan dan berkelanjutan. Produk fesyen berkelanjutan saat ini sedang tren.
"Sekarang ini produk yang berkesinambungan atau sustainable memang sedang tren. Itu pula yang dicari brand-brand fesyen terkenal dunia maupun nasional," kata Bruce Atherly, Executive Director Cotton Council International (CCI) di Jakarta, kemarin.
Rio Hartanto Jap, perwakilan Cotton Council International (CCI) Indonesia menyebut, produsen fesyen saat ini makin selektif memilih bahan untuk produk mereka.
"Kami mempromosikan kapas Amerika di Indonesia ini supaya mereka juga menggunakan bahan kapas yang berkualitas yang dipakai brand dunia ternama," kata Rio.
Setidaknya ada 400 pelaku industri tekstil Indonesia yang hadir dalam acara tahunan ini. Rio berharap acara ini bisa menarik minat produsen fesyen Indonesia untuk menggunakan kapas dari Amerika.
"Perjalanan menuju masa depan kapas yang cerdas dimulai dari serat kapas AS. Kami juga mendorong pabrik-pabrik di Indonesia untuk memproduksi lebih banyak benang, kain, dan garmen yang terbuat dari kapas Amerika," ucapnya.
Kapas yang berasal dari Amerika, kata Rio, memiliki basis ilmu pengetahuan di tingkat pertanian yang menetapkan standar baru, khususnya terkait keberlanjutan. Ini juga merupakan program serat kapas berkelanjutan pertama di dunia yang menawarkan transparansi rantai pasokan tingkat artikel kepada semua anggotanya.
Berbagai produk Cotton USA disebut telah dipercaya oleh pabrikan dan perusahaan tekstil di seluruh dunia, termasuk Indonesia karena beberapa hal, yaitu: berkualitas tinggi, berkonsistensi tinggi, memiliki ketahanan serta proses produksi yang transparan.
"Ini adalah satu-satunya sistem yang memberikan tujuan dan pengukuran yang dapat diverifikasi serta mendorong perbaikan berkelanjutan dalam enam metrik utama: penggunaan lahan, karbon tanah, pengelolaan air, erosi, emisi gas rumah kaca, dan efisiensi energi. Kapas AS berada di garis depan dalam perjalanan menuju masa depan kapas yang cerdas," kata Rio.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Beautifikasi Mural di kolong Tol Becakayu
-
Operasi di Selat Malaka, KKP Berhasil Ringkus Kapal Asing Ilegal
-
Apindo Tak Gentar! RI Disebut Mampu Hadapi Manuver Dagang Tiongkok
-
Mothercare Luncurkan Koleksi Kolaborasi Bersama Ilustrator Lokal Martcellia Liunic
-
Peragaan busana Solo Batik Fashion 2025
-
Fashion Show Koleksi dari lima UMKM binaan Astra
-
Gustavo Almeida Menggila di Gianyar, Bali United Tak Berkutik di Kandang Sendiri, Persija Naik ke Posisi 3
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.