Cegah Penyimpangan, Kemendes Harapkan Kades di Malut Kelola Keuangan Secara Transparan
Rabu, 27 Sep 2023, 00:16 WIBTernate - Cegah penyimpangan, Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Taufik Madjid, mengharapkan seluruh kepala desa (Kades) di Indonesia, termasuk di Maluku Utara (Malut), untuk transparan dalam memanfaatkan bantuan masuk ke desa.
"Saya harapkan seluruh Kades mengedepankan transparansi dan akuntabel dalam pengelolaan keuangan desa seperti uang satu rupiah harus diketahui warga setempat, begitu pula penyaluran bantuan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, jangan ditutup-tutupi," kata Taufik Madjid saat melakukan kunjungan kerjanya di Kabupaten Halmahera Tengah, Selasa.
Dia meminta, agar Kepala Desa bersama aparatur di tingkat desa agar jujur dan transparan, dalam menerima bantuan dan dipercayakan untuk menyalurkan ke masyarakat,
Selain itu, dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) juga harus transparan mulai dari pendapatan asli desa, berapa yang dihasilkan Bumdes dan sistem transparansi pengelolaan keuangan kalau terbuka, pasti mendapat kepercayaan dari masyarakat.
Hal ini diyakini Sekjen Taufik sebagai upaya untuk mengontrol serta memastikan seluruh keuangan di desa dimanfaatkan sesuai koridornya. Dengan demikian, maka tidak akan ada penyelewengan dari pihak-pihak tertentu serta setiap bantuan dipastikan manfaatnya sampai ke masyarakat yang seharusnya.
Saat kunjungannya ke Halmahera Tengah itu, Kemendes menyalurkan bantuan yang diberikan untuk Kabupaten Halmahera Tengah adalah untuk dana alokasi khusus fisik bidang transportasi perdesaan tahun 2023 senilai Rp4.8 miliar, bantuan dana alokasi khusus fisik bidang transportasi perdesaan tahun 2024 senilai Rp4.3 miliar,bantuan pembangunan drainase di kawasan transmigrasi Sagea Waleh senilai Rp208.000.000, bantuan pembekalan untuk korban banjir UPT Sagea Waleh SP1, dan bantuan peningkatan jalan penghubung SP1 ke SP3 Kawasan Sagea Waleh senilai Rp1.1 miliar.
Kemendes juga salurkan bantuan juga diberikan untuk pengembangan BUMDes tahun2023 senilai Rp75.000.000 kepada BUMDesa Woekob Mandiri.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kemenhaj Ancam Tutup Travel Umrah yang Telantarkan Jamaah, Penipu Diproses Pidana
-
Luxpawn Buka Lounge Kedua di Jakarta, Perluas Akses Pembiayaan Berbasis Aset Mewah
-
Turis Makin Lama di Nusa Dua, Belanja UMKM Bali Ikut Melejit
-
Victor Dethan Resmi ke Persija Jakarta, Rekrutan Pertama Era Shin Tae-yong
-
Solok Siapkan Rp536,98 Miliar untuk Belanja 2027, Ada Selisih Besar dengan Pendapatan
-
Rebutan Takhta Grup B Piala Dunia 2026: Intip Susunan Skuad Ngeri Swiss vs Kanada
-
KemenPPPA Ajukan Tambahan Anggaran Rp392 Miliar untuk Program Tahun 2027
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.