Ternyata Ini Alasannya Kenapa Masyarakat Perbatasan RI-Malaysia Gemar Gunakan Motor Bebek

Senin, 25 Sep 2023, 01:20 WIB

Singkawang - Masyarakat yang bermukim di perbatasan antara Republik Indonesia-Malaysia, tepatnya di wilayah Sambas dan Aruk, Kalimantan Barat, memiliki alasan tersendiri lebih suka menggunakan motor bebek atau empat tak.

Dikatakan oleh GM Sales PT Aneka Makmur, Main Dealer Area Kalimantan Bara Ardyanto disela-sela kegiatan "Navigate to the Max Tour de Borneo", Pontianak, Kalimantan Barat, masyarakat di wilayah perbatasan RI-Malaysia sangat menggemari Yamaha Jupiter karena ketangguhan dari motor bebek tersebut yang bisa digunakan diberbagai kondisi.

Ket. Foto: Yamaha jupiter yang digemari oleh konsumen perbtasan Indonesia-Malaysia. — Sumber: ANTARA/Chairul Rohma

"Konsumen di daerah dekat dengan perbatasan Indonesia-Malaysia itu, tidak terlalu meributkan tipe dan juga warna. Mereka bisa menerima tipe dan warna dari kendaraan motor bebek yang memang mereka inginkan," kata Ardyanto di Singkawang, Kalimantan Barat, Minggu.

Kondisi jalan yang menuntut motor harus prima memang dirasakan setelah ANTARA berkesempatan melintasi kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut. Tidak salah, jika peran motor bebek untuk melintasi daerah tersebut masih digemari di berbagai kalangan.

Jalur perbatasan yang semuanya sudah terlapisi oleh jalan aspal semakin memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam berlalu lintas antarnegara. Selain jalur yang sudah semakin nyaman untuk dilintasi, pemandangan bukit dan juga perkebunan sawit juga menjadi pemandangan yang jarang ditemui bagi orang di luar Kalimantan Barat.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.