Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Minyak Mentah Naik di Awal Perdagangan Asia

📅 Senin, 25 Sep 2023, 09:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Minyak Mentah Naik di Awal Perdagangan Asia Doc: antara
Ket. Ilustrasi harga minyak mentah naik.

SINGAPURA - Harga minyak naik di awal perdagangan Asia pada Senin (25/9) pagi, karena investor fokus pada prospek pasokan yang lebih ketat setelah Moskow mengeluarkan larangan sementara ekspor bahan bakar sambil tetap waspada terhadap kenaikan suku bunga lebih lanjut yang dapat mengurangi permintaan.

Minyak mentah berjangka Brent terangkat 48 sen atau 0,5 persen, menjadi diperdagangkan di 93,75 dolar AS per barel pada pukul 01.10 GMT setelah menetap 3 sen lebih rendah pada Jumat (22/9).

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS memperpanjang kenaikan untuk sesi kedua berturut-turut, diperdagangkan pada 90,53 dolar AS per barel, naik 50 sen atau 0,6 persen.

"Harga minyak mentah mengawali minggu ini dengan positif, karena pasar terus mencerna larangan sementara Rusia terhadap ekspor solar dan bensin ke dalam pasar yang sudah ketat, diimbangi dengan pesan hawkish The Fed bahwa suku bunga akan tetap lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama," kata analis IG Markets, Tony Sycamore.

Kedua harga acuan tersebut menghentikan kenaikan berturut-turut selama tiga minggu dan jatuh pada minggu lalu setelah sikaphawkishFederal Reserve mengguncang sektor keuangan global dan meningkatkan kekhawatiran terhadap permintaan minyak.

Harga minyak telah naik lebih dari 10 persen dalam tiga minggu sebelumnya, karena perkiraan defisit pasokan minyak mentah yang besar pada kuartal keempat setelah Arab Saudi dan Rusia memperpanjang pengurangan pasokan tambahan hingga akhir tahun.

Pekan lalu, Moskow untuk sementara waktu melarang ekspor bensin dan solar ke sebagian besar negara untuk menstabilkan pasar domestik, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan rendahnya pasokan produk terutama untuk minyak pemanas saat belahan bumi utara memasuki musim dingin.

Di Amerika Serikat, jumlah rig minyak yang beroperasi turun delapan menjadi 507 pada minggu lalu, yang terendah sejak Februari 2022, meskipun harga lebih tinggi, menurut laporan mingguan dari Baker Hughes pada Jumat (22/9).

Ekspektasi data ekonomi yang lebih baik pada minggu ini dari Tiongkok, importir minyak mentah terbesar di dunia, juga mengangkat sentimen. Namun, para analis mengisyaratkan bahwa harga minyak menghadapi resistensi teknis pada level tertinggi November 2022 yang dicapai minggu lalu.

Sektor manufaktur Tiongkok diperkirakan akan kembali ke mode ekspansi pada September, dengan indeks pembelian manufaktur diperkirakan naik di atas 50 untuk pertama kalinya sejak Maret, kata analis Goldman Sachs.

Sebagai tanda positif, permintaan minyak Tiongkok meningkat 0,3 juta barel per hari menjadi 16,3 juta barel per hari pada minggu lalu, sebagian disebabkan oleh pemulihan bertahap dalam permintaan bahan bakar jet untuk penerbangan internasional, mereka menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.