Ganjar: Mahasiswa Harus Siap Hadapi Perubahan Zaman

Senin, 25 Sep 2023, 00:01 WIB

SURABAYA - Bakal calon presiden (Bacapres) PDI Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo, mengatakan mahasiswa harus siap dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman yang begitu cepat.

"Perubahan zaman itu begitu cepat, maka mahasiswa harus siap, termasuk mental harus siap dan ilmu juga harus siap," kata Ganjar usai acara Dialog Kebangsaan "Temu Daerah BEM Nusantara Jatim" di Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya, Sabtu (24/9).

Ket. Foto: GANJAR PRANOWO Bacapres PDI Perjuangan - Dosen pembimbing itulah yang akan mengarahkan untuk bisa menghadapi situasi dengan cara yang benar. — Sumber: ISTIMEWA

Seperti dikutip dari Antara, Ganjar menjelaskan kedatangannya ke Unitomo lebih menarik dibanding kehadirannya ke Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) karena mahasiswa yang datang berasal dari berbagai tempat.

"Saya senang bisa berdiskusi era mahasiswa sekarang dengan problematikanya. Saya senang mendapatkan pertanyaan soal mental health, kesiapan mahasiswa menghadapi dunia digital," katanya.

Pada kesempatan itu, kata Ganjar, muncul pertanyaan yakni kalau mahasiswa nulis karya ilmiah lebih sering nyontek Google. Dia pun meminta mahasiswa tidak lagi menyontek karena bisa bicara dengan dosen pembimbing.

"Dosen pembimbing itulah yang akan mengarahkan untuk bisa menghadapi situasi dengan cara yang benar," katanya.

Ganjar sebelumnya mengatakan sangat berkomitmen untuk menghadirkan sekolah gratis di seluruh Indonesia untuk masyarakat yang kurang mampu.

"Saya hanya ingin menyampaikan kepada masyarakat luas, bagaimana akses pendidikan itu lebih mudah, dan bagaimana, mohon maaf ini, keluarga tidak mampu bisa mendapatkan (pendidikan) dengan skala prioritas," katanya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Sekolah Asrama Gratis

Ganjar mengatakan program itu sudah dilakukan ketika dirinya menjabat Gubernur Jawa Tengah dua periode. Ia membuat sekolah berbasis boarding (asrama) secara gratis alias tidak dipungut biaya untuk masyarakat kurang mampu. Bahkan, para siswa mendapatkan seragam, sepatu, asrama, dan makan.

Sekolah ini juga mampu menghubungkan dan membuat kerja sama dengan perusahaan atau industri untuk penyerapan tenaga kerja. Ganjar menyampaikan hal itu seusai mendapatkan penghargaan sebagai "Tokoh Pendongkrak Kualitas Pendidikan Keluarga Miskin".

Ganjar menganggap sekolah gratis adalah bagian integral dari upaya mempermudah akses pendidikan yang terbukti bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat secara keseluruhan, serta dalam jangka panjang dapat menuntaskan kemiskinan.

Selain itu, Ganjar juga mengungkapkan kekhawatiran tentang ketidakmerataan infrastruktur dan akses pendidikan di berbagai daerah di Indonesia.

Menurut dia, setiap daerah harus memiliki akses pendidikan yang merata dan mudah dijangkau. "Maka inilah yang mesti kita kebut sehingga nantinya mereka semua bisa mendapatkan akses pendidikan yang sangat mudah," tegas mantan anggota DPR RI dua periode itu.

Ganjar yang berprinsip "Tuanku ya Rakyat" itu turut menyebut pentingnya memanfaatkan bonus demografi dengan baik melalui pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan pendidikan yang berkualitas, terutama untuk masyarakat kurang mampu.

"Maka kalau kita mengelola SDM dengan baik, dengan pendidikan yang sangat bagus, maka rasa-rasanya kita akan bisa memanfaatkan bonus demografi dengan baik," harapnya.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.