Berita Gembira, Pemkab Catat Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Kapuas Hulu Turun

Jumat, 22 Sep 2023, 00:49 WIB

Kapuas Hulu - Berita gembira, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kapuas Hulu, Kalimantan Barat,Agustinus Sargito menyebutkan harga sejumlah kebutuhan pokok pada minggu kedua September 2023 mengalami penurunan.

"Secara nasional harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan, tetapi beberapa di antaranya seperti telur dan ikan laut di Kapuas Huluturun," kata Agustinus Sargitodi Putussibau, Kapuas Hulu, Kamis.

Disampaikan Sargito, berdasarkan monitoring harga barang penting dan strategis di kota Putussibaudan Kecamatan Putussibau Utara, Kamis, ada beberapa barang yang mengalami penurunan harga.

Sejumlah barang kebutuhan pokok yang turun harga dari Senin (18/9) sampai dengan Kamis (21/9) yaitu minyak goreng curah semula seharga Rp18 ribu per kilogram, turun menjadi Rp16 ribu per kilogram, minyak goreng kemasan semula seharga Rp20 ribu per liter turun menjadi Rp18 ribu per liter.

Kemudian, sotong semula seharga Rp85 ribu per kilogram turun menjadi Rp80 ribu per kilogram, bawang merah semula seharga Rp35 ribu per kilogram turun menjadi Rp32 ribu per kilogram dan bawang putih semula seharga Rp40 ribu per kilogram, turun menjadi Rp38 ribu per kilogram.

Selanjutnya, kata Sargito, harga yang masih tetap atau stabil yaitu daging ayam seharga Rp50 ribu per kilogram, gula pasir seharga Rp15 ribu per kilogram, daging sapi seharga Rp170 ribu per kilogram dan telur seharga Rp1.900 per butir.

Jenis ikan laut seperti ikan tongkol hitam seharga Rp50 ribu per kilogram, udang suluh Rp75 ribu per kilogram dan ikan gembung seharga Rp45 ribu per kilogram.

Sedangkan, harga beras ada yang mengalami kenaikan seperti beras premium cap madu tupai semula seharga Rp15 ribu per kilogram, naik menjadi Rp16. 500 per kilogram.

Kemudian, cabai semula seharga Rp60 ribu per kilogram naik menjadi Rp70 ribu per kilogram.

"Harga beras memang naik karena pasokan terbatas dan di pulau Jawa mengalami gagal panen karena musim kemarau," jelas Sargito.

Meski demikian, pemerintah pusat menyusun kebijakan untuk mengatasi kenaikan harga beras dengan menggelar pasar murah melalui Perum Bulog.

Atas kenaikan harga beras tersebut, Sargito mengimbau para pedagang agar tidak melakukan penimbunan dengan memanfaatkan situasi saat ini.

"Kami akan terus melakukan pengawasan dan monitoring harga kebutuhan pokok dan kami imbauan pedagang jangan lakukan penimbunan dengan tujuan untuk menaikkan harga," kata Sargito.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.