Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Bekasi Minta Tambahan Kotak Literasi

📅 Selasa, 19 Sep 2023, 04:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Bekasi Minta Tambahan Kotak Literasi Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Kotak literasi cerdas di Taman Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

BEKASI - Pemerintah daerah Bekasi diminta menambah jumlah Kotak Literasi Cerdas (Kolecer) karena dinilai sangat bermanfaat bagi warga. "Buku yang disediakan dalam boks Kolecer banyak diminati pengunjung. Maka, perlu penambahan Kolecer," kata pengunjung Taman Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Cikarang Timur,Muhammad Iqbal, Minggu.

Selain itu, diamenginginkan ada pembaruan buku agar pembaca tidak bosan. "Harusnya buku-bukunya diganti beberapa pekan sekali. Jadi, buku tidak itu-itu saja. Apalagi pembaca sudah menyelesaikan seluruh bacaan. Jadi, biar tidak bosan membacanya," katanya.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, mengatakan Kolecer merupakan program bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. Program ini digagas untuk meningkatkan kegemaran membaca dan kemudahan akses masyarakat terhadap bahan bacaan. "Saat ini Kolecer Kabupaten Bekasi baru 11 lokasi," katanya.

Kolecer untuk pertama kali diluncurkan di Taman Sehati, Kompleks Stadion Wibawa Mukti, tahun 2019. Namun, sekarang dipindahkan ke Pojok Baca di Kampung Perang Lesang, Desa Pasirranji, Kecamatan Cikarang Pusat.

Sedangkan Kolecer di Taman RPTRA Cikarang Timur baru tersedia pada tahun 2020. Bersamaan dengan lima unit Kolecer lain di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Mal Pelayanan Publik Cikarang Utara. Kemudian di Perumahan Grand Mutiara Gading, Desa Telajung, Kecamatan Cikarang Barat. Lalu, Gedung Dharma Wanita PKK dan Desa Pantai Bhakti Muaragembong.

"Sejak tahun 2021 tidak ada lagi program bantuan Kolecer dari Pemprov Jabar karena refocussing anggaran untuk penanganan pandemik," ujar Adeng.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.