Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Boleh kah Pasien Gagal Ginjal Berolahraga?

📅 Minggu, 17 Sep 2023, 23:13 WIB | Oleh:
Boleh kah Pasien Gagal Ginjal Berolahraga? Doc: Istimewa

Ketua Perhimpunan Transplantasi Indonesia Dr. dr. Maruhum Bonar Hasiholan Marbun, SpPD-KGH menjelaskan tentang aktivitas olahraga yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh penderita gagal ginjal.

"Ya, olahraga boleh, namun dengan catatan dan kondisi tertentu," kata dia ditemui pada edukasi kesehatan ginjal oleh Etana Biotechnologies di Jakarta, Minggu.

Setiap ahli kesehatan setuju bahwa olahraga menjadi salah satu kunci penting untuk mendapat kondisi tubuh yang bugar dan sehat. Sejuta manfaat bisa didapat dari berolahraga.

Namun, olahraga nyatanya tidak untuk semua orang, misalnya bagi seseorang dengan penyakit dan kondisi-kondisi kesehatan tertentu.

Maruhum menjelaskan, pasien gagal ginjal, termasuk yang baru dan masih dalam tahap perawatan pasca operasi transplantasi ginjal, boleh berolahraga dengan intensitas rendah atau ringan.

"Asal ada tahapannya, jangan langsung olahraga berat, dimulai dari berjalan santai, utamanya bagi lanjut usia. Bagi usia produktif sekitar 40 tahun berlari masih boleh, namun bertahap," jelas Maruhum.

Lalu bagaimana dengan olahraga yang dilarang? Dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan ginjal hipertensi jebolan Universitas Indonesia itu menyebut, ada olahraga yang tidak boleh dilakukan oleh penderita gagal ginjal.

Olahraga yang melibatkan perut, perlu dihindari, bahkan Maruhum meminta untuk meninggalkannya. Olahraga bela diri kebanyakan, termasuk karate hingga judo juga dilarang.

"Olahraga yang tidak boleh itu tendang perut seperti karate, atau judo, perutnya nanti juga tertekuk, dan segala macam, tidak boleh," ujar Maruhum menekankan.

Namun tidak perlu khawatir, semua larangan ini, jelas dia, akan dapat kembali dilakukan bila pasien telah dinyatakan stabil pasca transplantasi ginjal.

"Pasien baru dapat dikatakan kondisinya stabil umumnya tiga bulan hingga satu tahun pasca transplantasi. Pasien transplantasi ginjal dalam olimpiade juga ada, segala macam olahraga boleh. namun dengan catatan setelah kondisinya stabil," kata dia.

Lebih lanjut, Maruhum mengatakan bahwa pasien pasca transplantasi ginjal perlu melakukan perawatan dan pengobatan secara rutin semasa hidupnya. Ini yang kerap diabaikan hingga 60 persen pasien.

Bila ingin berolahraga seperti sediakala, apa lagi bagi para penderita yang sebelumnya gemar berolahraga, pengobatan dan konsultasi dokter tidak boleh terlewatkan. Bila pengobatan diabaikan, fungsi ginjal berisiko kembali menurun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.