Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantap, Ratusan Warga Kudus Bersihkan Sungai Sambut 'World Cleanup Day'

📅 Sabtu, 16 Sep 2023, 21:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantap, Ratusan Warga Kudus Bersihkan Sungai Sambut 'World Cleanup Day' Doc: ANTARA/HO
Ket. Ratusan warga Kudus, Jawa Tengah, membersihkan aliran Sungai Gelis di Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kudus, dari tanaman eceng gondok dalam rangka menyambut hari bersih-bersih sedunia (World Cleanup Day), Sabtu (16/9/2023).

Kudus - Mantap, ratusan warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, membersihkan aliran Sungai Gelis di Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kudus, dari tanaman eceng gondok dalam rangka menyambut hari bersih-bersih sedunia (World Cleanup Day), Sabtu.

"Kegiatan ini diinisiasi oleh Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pengurus Daerah Muhammadiyah Kudus. Mengusung tema 'resik agawe becik, reget agawe mumet' dengan menggandeng pemerintah kabupaten dan lainnya," kata Ketua PD Muhammadiyah Kudus Noor Muslikhan di Kudus.

Aliran sungai yang menjadi sasaran bersih-bersih, yakni di pintu air Tambak Lulang Desa Ploso, Kecamatan Jati. Sedangkan yang dilibatkan, mulai dari pelajar hingga pengurus Muhammadiyah Kudus bekerja sama mengambil tanaman eceng gondok yang memenuhi aliran sungai hingga pintu air pembagi.

Ia berharap dengan kegiatan bersih-bersih tersebut, menjadi contoh buat masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan.

"Tanaman eceng gondok tentunya cepat tumbuh, sehingga masyarakat kami ajak melaksanakan aksi nyata bersih-bersih seperti yang kami lakukan hari ini (16/9)," ujarnya.

Tentunya, kata dia, ketika aliran sungai bebas dari sampah maupun tanaman eceng gondok, aliran airnya juga lancar dan pemandangan juga lebih bersih.

"Apalagi, sebelumnya aliran Sungai Gelis ini cukup bersih, tetapi sekarang ditumbuhi eceng gondok," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus Rochim Sutopo mengapresiasi kegiatan yang dilakukan warga Muhammadiyah Kudus tersebut.

Ia berharap aksi bersih-bersih bisa dilanjutkan, sehingga kebersihan sungai harus selalu terjaga karena untuk melakukan normalisasi sungai juga butuh anggaran yang besar.

"Informasinya, untuk normalisasi aliran Sungai Gelis hingga Sungai Wulan dengan panjang aliran sungai sekitar 8 kilometer membutuhkan anggaran hingga Rp25 miliar," ujarnya.

Karena aliran sungai tersebut merupakan kewenangan BBWS, maka pihaknya juga akan mengajukan bantuan ke Pemerintah Pusat melalui pemerintah daerah atau lewat komunikasi anggota legislatif secara berjenjang.

"Kami berharap semua pihak memiliki kesadaran menjaga kebersihan sungai. Eceng gondok tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk bahan kerajinan atau alternatif pakan ternak, sehingga pemerintah daerah perlu turun tangan mengatasi permasalahan tersebut," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.