Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kawinkan Panda Merah yang Terancam Punah

📅 Sabtu, 16 Sep 2023, 22:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kawinkan Panda Merah yang Terancam Punah Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Satwa panda merah di Taman Safari Indonesia, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/9/2023).

Kabupaten Bogor - Taman Safari Indonesia (TSI) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengawinkan satwa jenis red panda atau panda merah yang kini populasinya masuk dalam kategori terancam punah.

"Semoga berhasil, karena memang untuk panda itu jenis satwa yang susah untuk berkembangbiak karena mereka monoestrus. Monoestrus itu satwa yang musim kawinnya hanya sekali setahun," kata Keeper Panda Merah TSI Cacih Lidia di Bogor, Sabtu.

Ia menjelaskan saat ini di Taman Safari Bogor ada sebanyak enam ekor panda merah terdiri atas dua jantan dan empat betina yang didatangkan dari Asia Tengah pada 2017.

Keenam panda merah tersebut rata-rata berusia 10 tahun, sehingga sudah memenuhi kriteria untuk dikawinkan. Taman Safari Bogor bahkan sudah berusaha sejak tiga tahun lalu mengembangbiakkan namun selalu gagal.

"Jadi kalau kelewat musimnya, tidak ketemu atau tidak berhasil breeding, kita harus nunggu di tahun yang akan datang," terangnya.

Cacih menyebutkan Taman Safari Bogor kerap menemukan kendala saat melakukan upaya pengembangbiakan panda merah, salah satunya yaitu ketika mendeteksi masa puncak birahi satwa tersebut yang hanya berlangsung dua hari dalam satu tahun.

Menurut dia, perlu observasi untuk menemukan dua hari masa puncak birahi panda merah melalui penelitian yang dilakukan tiga bulan sebelum dan sesudah masa birahi.

"Nah, kalau sudah ketemu, kemungkinan berhasil breedingnya tuh fifty-fifty dan kalau sudah lahir pun kemungkinan hidupnya kalau belum enam bulan itu 40 persen saja hidup," papar Cacih.

Ia menjelaskan, populasi panda merah di dunia kurang dari 4.000 ekor. Jumlahnya lebih sedikit dari giant panda atau panda raksasa, sehingga dinyatakan terancam punah.

Taman Safari Bogor juga mengampanyekan pelestarian panda merah pada peringatan Red Panda Day 2023 yang jatuh pada 16 September 2023.

"Tujuannya adalah memperkenalkan jenis satwa yang sudah terancam punah dengan tujuan supaya orang itu kenal, kan katanya tak kenal makanya tak sayang," kata dia.

Menurut Cacih, Taman Safari Bogor melalui kampanye ini ingin menginformasikan bahwa satwa mungil ini harus diselamatkan populasinya. Pihaknya ingin mengajak masyarakat lebih mencintai panda merah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.