Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Batang Luncurkan Layanan Konsultasi dan Aduan Kesehatan

📅 Kamis, 14 Sep 2023, 17:48 WIB | Oleh:
Pemkab Batang Luncurkan Layanan Konsultasi dan Aduan Kesehatan Doc: ANTARA/Kutnadi
Ket. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Ida Susilaksmi menunjukan gawai aplikasi Layanan Konsultasi dan Layanan Pengaduan Online Responsif Berbasis Elektronik (Konlaporbae) di Batang.

BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, meluncurkan layanan konsultasi dan layanan pengaduan sebagai upaya untuk meningkatkan kecepatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Didiet Wisnuhardanto di Batang, Kamis, mengatakan layanan kesehatan ini dapat diunduh melalui aplikasi Layanan Konsultasi dan Layanan Pengaduan Online Responsif Berbasis Elektronik (Konlaporbae).

"Portal tersebut dapat diakses melalui gawai dan secara cepat direspons oleh tim yang melakukan pemantauan setiap delapan jam sekali untuk segera ditindaklanjuti ke bidang atau layanan yang diadukan," katanya.

Ia yang didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Ida Susilaksmi mengatakan selama ini aduan layanan dari masyarakat disampaikan melalui beberapa program digital yang justru memperlambat respons petugas dalam menanggapi setiap aduan.

"Jika melihatnya saja terlambat maka otomatis tindak lanjutnya juga akan lambat. Namun, melalui website 'Konlaporbae' yang memadukan dua layanan sekaligus maka bisa mengefektifkan pelayanan pada masyarakat," katanya.

Menurut dia, masyarakat dapat memantau langsung sampai sejauh mana kecepatan respons petugas terhadap aduan maupun konsultasi yang disampaikan hingga menindaklanjuti sampai tuntas.

Keluhan warga selama ini, kata dia, seputar layanan kesehatan di puskesmas maupun Dinas Kesehatan yang diperkirakan hingga September 2023 sudah mencapai 50 aduan.

"Namun demikian, aduan dari masyarakat jangan dipandang negatif, justru itu merupakan wujud perhatian mereka demi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Dinas Kesehatan dan 21 puskesmas," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.