Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Semarang Diajak Ikut Rawat Kelestarian Taman Kota

📅 Rabu, 13 Sep 2023, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Semarang Diajak Ikut Rawat Kelestarian Taman Kota Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Ket. Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menerangkan foto-foto yang menjadi pemenang Lomba Foto Taman Hasil Pembangunan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang 2023, di Balai Kota Semarang, Selasa (12/9/2023).

Semarang - Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengajak masyarakat untuk ikut merawat taman kota agar tetap terjaga kelestarian, keindahan, dan keasriansebagai ruang terbuka hijau (RTH).

"Minimal, masyarakat bisa memberitahu kalau ada taman yang rusak, pohonnya mati, atau ada cat sudah mengelupas, dan sebagainya," kata Ita, sapaan akrab Hevearita, di Semarang, Selasa.

Hal tersebut dia sampaikan saat penyerahan hadiah Lomba Foto Taman Hasil Pembangunan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang 2023 di Balai Kota Semarang.

Lomba foto tersebut, kata dia, merupakan salah satu upaya agar masyarakat bisa berpartisipasi untuk merawat taman kota melalui potret taman-taman yang cantik dan indah.

"Dengan modal seperti ini temen-temen dinas tergerak bagaimana membuat tamannya jadi cantik lagi," kata perempuan pertama yang menjadi Wali Kota Semarang itu.

Melalui lomba foto itu, Ita mengaku, sebenarnya juga menjadi strategi untuk memotret kekurangan-kekurangan yang ada di taman kota di Kota Semarang, sebab dari foto itu memperlihatkan semuanya.

"Dari foto ini kan kelihatan mana-mana saja taman yang bagus, mana saja yang rusak. Kayak gini, ini banyak (rumput, red.) yang kuning-kuning, dan sebagainya, Kelihatan kan sudah mulai rusak," katanya sembari menunjuk salah satu foto.

Apalagi, kata dia, kekeringan jelas mengancam seiring musim kemarau panjang dampak El Nino, termasuk berdampak terhadap tanaman dan rumput di taman-taman kota yang mengering.

"Kami harapkan dari foto ini, masyarakat juga tahu taman-taman ada yang bagus, ada taman yang jelek yang harus diperbaiki. Apalagi, kemarau sudah 60 hari enggak ada hujan," kata dia.

Pelaksana Tugas Kepala Disperkim Kota Semarang Yudi Wibowo menjelaskan bahwa lomba foto taman hasil pembangunan itu berlangsung mulai 15 Juli hingga 26 Agustus 2023.

"Jumlah peserta lomba ada 105 orang dari Kota Semarang maupun luar kota. Total ada 315 foto yang terkumpul dan pemenangnya diumumkan pada 31 Agustus lalu," katanya.

Menurut dia, lomba tersebut sebenarnya dimaksudkan untuk menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa taman yang sudah terbangun baik itu tidak hanya dinikmati, tetapi juga harus ikut dijaga dan dirawat.

"Karena pemkot kan membangun taman juga untuk masyarakat. Jadi, mari sama-sama menjaganya, kebersihannya, dan jangan merusak fasilitas ini," katanya.

Hasil dari lomba tersebut, juara pertama Didik Sriyanto dengan objek foto Taman Pancasila, juara kedua A. Tofik dengan objek Taman Wilis, juara ketiga Agung A.N. dengan objek Taman Tugu Muda, dan terakhir juara favorit Giri Wijayanto dengan foto Signature Park.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.