Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Pencemaran, Masyarakat Diajak Tanam Pohon Cegah Polusi Udara

📅 Rabu, 13 Sep 2023, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Atasi Pencemaran, Masyarakat Diajak Tanam Pohon Cegah Polusi Udara Doc: ANTARA/Kutnadi
Ket. Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid berfoto bersama dengan masyarakat mengajak pemanfaatan lahan pekarangan untuk ditanam pohon di Pekalongan, Selasa (12/9/2023).

Pekalongan - Atasi pencemaran, Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengajak masyarakat gemar menanam aneka jenis pohon di lahan pekarangan sebagai upaya mengurangi polusi udara dan dampak perubahan iklim.

Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid di Pekalongan, Selasa, mengatakan bahwa saat ini pihaknya mempersiapkan kegiatan penghijauan dengan mendorong masyarakat menanam jenis pohon dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang masih kosong.

"Kalau lihat dari berita yang kini masih menjadi perhatian adalah Kota Jakarta yang mana saat ini menjadi salah satu kota paling banyak polusi di dunia. Oleh karena itu, kami perlu mempersiapkan antisipasi pencegahan polusi udara dengan melakukan penghijauan," katanya.

Menurut dia, masyarakat harus mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong dan pekarangan rumah agar bisa ditanami, seperti cabai, tomat, alpukat sebagai langkah penghijauan.

Penanaman pohon itu, kata dia, selain bermanfaat menghasilkan buah juga untuk menjaga sirkulasi udara tetap segar yang baik untuk tubuh manusia dan mengurangi polusi udara.

"Kami menginstruksikan semua perangkat kecamatan dan kelurahan agar mengakomodasi lahan-lahan produktif di wilayah binaannya masing-masing untuk bisa ditanami berbagai jenis pohon yang bermanfaat," katanya.

Afzan Arslan Djunaid mengatakan musim kemarau yang melanda daerah ini akibat El Nino dan perubahan iklim.

"Kami berharap dengan gerakan penghijauan di lahan pekarangan bisa mencegah polusi udara. Jangan sampai polusi semakin tinggi dan tidak dibarengi dengan penanaman pohon," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.