Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peringatan Cuaca untuk Bali, 14 Kecamatan Berpotensi Alami Kekeringan

📅 Senin, 11 Sep 2023, 11:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peringatan Cuaca untuk Bali, 14 Kecamatan Berpotensi Alami Kekeringan Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Sejumlah pohon mengering dan tanpa tumbuh daun di kawasan Benoa, Denpasar, Bali, Jumat (25/8/2023).

DENPASAR - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini kekeringan terjadi di 14 kecamatan di Bali karena sudah tidak turun hujan hingga 123 hari.

"Waspada kekeringan di wilayah Bali bagian utara dan timur," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah III Denpasar I Nyoman Gede Wiryajaya di Denpasar, Bali, Senin (11/9).

Ia menjelaskan peringatan dini kekeringan di 14 kecamatan tersebut tersebar di lima kabupaten yakni Buleleng, Tabanan, Bangli, Karangasem dan Badung.

Ia merinci untuk di Kabupaten Buleleng memiliki sebaran kekeringan yang paling banyak yakni di Kecamatan Banjar, Buleleng, Busungbiu, Gerokgak, Kubutambahan, Sawan, Seririt, Sukasada, dan Tejakula.

Kemudian di Kabupaten Tabanan di Kecamatan Pupuan, Kabupaten Bangli di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Karangasem di Rendang dan Kubu serta Kabupaten Badung di Kecamatan Petang.

Ada pun Kecamatan Kubu memegang rekor tidak ada hujan selama 123 hari, kemudian di Tejakula dan Sukasada selama 70 hari.

BBMKG memasukkan Kecamatan Kubu dan seluruh wilayah Kabupaten Buleleng dalam kategori awas kekeringan, sedangkan kategori waspada di Pupuan, Petang, Kintamani dan Rendang.

Secara umum, lanjut dia, hari tanpa hujan di Bali berada pada kategori sangat pendek yakni satu hingga lima hari tidak turun hujan hingga kategori kekeringan ekstrem.

Meski sudah masuk puncak musim kemarau di Bali, namun BBMKG memperkirakan masih berpeluang terjadi hujan di beberapa titik di Pulau Dewata.

Namun, distribusi curah hujan di Bali secara umum terbilang rendah yakni antara 0-14 milimeter per 10 hari/dasarian.

BBMKG memperkirakan sejumlah kecamatan di Bali masih berpeluang hujan pada 11-20 September 2023 yakni di Kabupaten Tabanan yakni di Selemadeg, Penebel, Marga, kemudian Kabupaten Badung di Abiansemal, Mengwi.

Selanjutnya di Kabupaten Gianyar di Tegalalang, Tampaksiring, kemudian di Kabupaten Bangli di Susut, Tembuku, Bangli, di Kabupaten Klungkung di Kecamatan Klungkung, Banjarangkan, Dawan, dan di Kabupaten Karangasem di Rendang, Bebandem, Selat, Sidemen, dan Manggis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.