Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Garut Evakuasi Sukarelawan Korban Kebakaran Hutan Gunung Guntur

📅 Minggu, 10 Sep 2023, 17:00 WIB | Oleh:
BPBD Garut Evakuasi Sukarelawan Korban Kebakaran Hutan Gunung Guntur Doc: ANTARA/HO-BPBD Garut
Ket. Sejumlah petugas BPBD Kabupaten Garut mengevakuasi korban kebakaran hutan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (8/9).

GARUT -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat mengevakuasi seorang sukarelawan yang menjadi korban kebakaran saat memadamkan api yang membakar hutan di Gunung Guntur.

"BPBD membawa korban ke RSU untuk segera mendapatkan perawatan intensif dan ditangani secara medis. Seluruh biaya ditanggung oleh pemda," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Aah Anwar Saefuloh di Garut, Jumat.

Ia menuturkan korban atas nama Sidik Permana (47) merupakan sukarelawan yang menjadi korban kebakaran saat membantu memadamkan api di Gunung Guntur, Kamis (7/9).

Korban, kata Aah, mengalami kecelakaan saat melaksanakan tugasnya dengan kondisi badannya terkena kobaran api di kawasan hutan Tagal Malaka, Cilopang, kaki Gunung Guntur.

Ia menyampaikan korban langsung dievakuasi dari lokasi kebakaran untuk mendapatkan penanganan awal di puskesmas, selanjutnya dibawa ke rumah sakit agar mendapatkan perawatan intensif.

"Kondisinya memang memerlukan perawatan intensif," katanya.

Ia mengungkapkan kondisi korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya, seperti di muka, kaki, dan kedua tangannya.

Kejadian itu, kata dia, menjadi pembelajaran dalam penanganan kebakaran hutan di Kabupaten Garut. "Ini menjadi atensi juga buat kita agar relawan-relawan pemadam kebakaran tetap dilindungi alat pelindung diri (APD)," katanya.

Kebakaran hutan di Gunung Guntur dipadamkan oleh sejumlah petugas BKSDA Garut, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, dan sukarelawan pada Kamis (7/9) menjelang tengah malam.

Kawasan hutan yang terbakar diperkirakan seluas 59,24 hektare dengan jenis tanaman yang terbakar, yakni alang-alang, kaliandra, dan beberapa pohon pinus.

Lokasi kebakaran hutan tersebut jauh dari pemukiman warga, dan bukan di jalur pendakian yang biasa dilintasi pendaki.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.