Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Eko Yuli Raih Medali Perak Kejuaraan Dunia Angkat Besi

📅 Jumat, 08 Sep 2023, 13:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Eko Yuli Raih Medali Perak Kejuaraan Dunia Angkat Besi Doc: istimewa
Ket. eko

JAKARTA - Seperti terjadi di Olimpiade, lifter Eko Yuli Irawan kembali hanya memenangkan medali perak di Kejuaraan Dunia Angkat Besi IWF 2023 di Riyadh, Arab Saudi, yang bergulir hingga 17 September.

Eko turun di kelas 67 kg putra itu memastikan medali perak setelah mengangkat total angkatan 321 kg. Ia juga mencatatkan snatch terbaik kedua seberat 146 kg di turnamen tersebut. Untuk clean and jerk, Eko berada di posisi keempat dengan 175 kg, tepat di bawah lifter Korea Selatan Lee Sang-yeon yang hanya terpaut 1 kg lebih berat dari angkatan Eko.

Sementara, medali emas diraih oleh lifter Tiongkok Chen Lijun dengan total angkatan sebesar 333 kg. Chen juga menyapu bersih medali emas setelah memiliki catatan terbaik untuk snatch dan clean and jerk masing-masing 153 kg dan 180 kg.

Lebih lanjut, medali perunggu untuk snatch dan total angkatan di kelas 67 kg didapatkan oleh lifter Armenia Gor Sahakyan dengan catatan masing-masing sebesar 142 kg dan 312 kg.

Dengan hasil ini, maka langkah Eko menuju Olimpiade 2024 Paris pun semakin mulus untuk bersaing di kelas 61 kg.

Hal ini menyusul Kejuaraan Dunia Angkat Besi yang merupakan ajang kualifikasi wajib Olimpiade 2024 Paris, artinya para lifter harus berpartisipasi untuk mendapatkan kuota tempat di Olimpiade tahun depan.

Di empat edisi Olimpiade sebelumnya, Eko yang kini berusia 34 tahun itu berhasil mengoleksi empat medali bagi Indonesia. Dua medali perunggu diraih Eko di Olimpiade 2008 Beijing (kelas 56 kg) dan Olimpiade 2012 London (kelas 62 kg). Sementara medali perak ia raih di Olimpiade 2016 Rio (kelas 62 kg) dan Olimpiade 2020 Tokyo (61 kg).

Sementara itu, para atlet angkat besi terbaik dunia berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, untuk Kejuaraan Angkat Besi Dunia IWF 2023, yang berlangsung pada 4-17 September.

Dalam 20 kelas angkat beban, sepuluh kelas per jenis kelamin, para atlet angkat besi akan bersaing untuk menentukan siapa yang terkuat, dan memperebutkan medali terpisah masing-masing untuk snatch, clean and jerk, dan total angkatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.