• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Cerita Di Balik Parfum Mal...

Cerita Di Balik Parfum Maliq and D'essentials 'Untitled Humans'

Jumat, 08 Sep 2023, 18:07 WIB

Grup band Maliq & D'essentials menceritakan kisah di balik perjalanannya merilis sebuah parfum bernama Untitled Humans.

Vokalis Indah Wisnuwardhana mengatakan Untitled Humans terlahir dari ketidaksengajaan, yakni adanya seorang teman yang menjodohkan mereka dengan jenama wewangian lokal HMNS, yang menjadi kolaborator parfum tersebut.

Ket. Foto: Para personel Maliq & D’essentials dan perwakilan jenama parfum HMNS berfoto bersama pada peluncuran "Untitled Humans" di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/9) — Sumber: ANTARA/Pamela Sakina

"Ini bukan kita yang menunjuk HMNS untuk buat parfum kita, atau mereka yang menunjuk kita untuk kolaborasi, tapi, kita dicomblangin," kata Indah pada peluncuran Untitled Humans di Jakarta, Rabu (6/9).

Indah dan personel Maliq & D'essentials lainnya yang digawangi Angga, Widi, Jawa, Lale, dan Ilman mengaku klop sejak pertama bertemu dengan pendiri HMNS, Rizky Arief Dwi Prakoso. Bahkan, mereka menghabiskan waktu berbincang selama lima jam di warung kopi.

"Sebenarnya bukan siapa pilih siapa, kita lebih seperti jatuh cinta bersama-sama, kita ngobrol di kafe. Tadinya enggak terpikirkan kolaborasi, saat bertemu beberapa kali, bagaimana kalau kita buat parfum?" kata Rizky.

Baik para personel Maliq & D'essentials maupun Rizky mengaku pada dasarnya mereka cukup selektif ketika memilih mitra kolaborasi, namun, dari obrolan keduanya, mereka sangat cocok sebagai teman maupun rekan kerja.

"Ketika bertemu Maliq & D'essentials berasa nyaman saja dan chemistry-nya ada, pertemuan pertama enggak terasa ngobrol sampai lima jam," ujar Rizky.

"Sama seperti jodoh sepertinya, ya. Enggak, mudah untuk kita cocok dengan suatu brand, tapi, kami merasa saat ngobrol pertama kali HMNS memiliki semangat dan nilai-nilai yang sama dengan kita, sama-sama sangat memperjuangkan apa yang kita miliki," kata Indah.

Indah mengatakan bahwa usai Maliq & D'essentials menggelar konser tunggal merayakan 20 tahun, mereka memang berniat membuat suatu produk baru di luar musik.

"Kita memilih ini karena parfum sama dengan musik, yang melekat di setiap orang, bisa mengingatkan kita terhadap suatu momen dalam memori," ujar Indah.

Penabuh drum Widi Puradiredja menyebut bahwa nama parfum pertama Maliq, yang juga produk kolaborasi perdana HMNS dengan figur publik itu, diambil dari judul lagu mereka Untitled yang dirilis tahun 2005 dan telah didengar lebih dari 53,6 juta kali di platform streaming Spotify.

"Kenapa namanya Untitled Humans? Untitled itu lagu pertama yang membawa dan membuka karir Maliq, kalau mau sesuatu simbol personal dan semangat dari Maliq, ya, lagu itu, Kita sangat sentimental dengan lagu itu," kata Widi.

Sedangkan bila Untitled dan Humans digabungkan, Widi menjelaskan, nama, itu berarti siapa pun dapat menggunakan parfum tersebut.

"Untitled HMNS itu kalau digabung artinya manusia mana pun boleh menggunakan ini, tanpa label," Widi menjelaskan.

Parfum unisex edisi terbatas itu dibuat sedemikian rupa agar mewakilkan sisi personal dari Angga, Widi, Indah, Jawa, Lale, dan Ilman. Pada hari peluncurannya, parfum yang dibanderol seharga 395 ribu rupiah itu ludes terjual hanya dalam sembilan menit.

"Harapannya parfum ini bisa jadi teman sehari-harinya kalian (penggemar), dengan memiliki parfum ini kalian tidak hanya bisa mencium aroma Maliq tapi juga memiliki perjalanan kita," ujar Lale alias Arya Aditya Ramadhya. Ant/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

Luis Enrique Peringatkan PSG: Jangan Terlena, Harus Keluar dari Zona Nyaman

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.