Tingkatkan SDM, Presiden Bank Dunia: Ibu dan Anak Adalah Penentu Masa Depan Bangsa

Kamis, 07 Sep 2023, 16:21 WIB

Jakarta - Tingkatkan SDM, Presiden Bank Dunia Ajay Banga saat mengunjungi Kelurahan Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, mengatakan, bahwa perhatian kepada ibu dan anak akan menentukan masa depan bangsa.

"Jika anda mampu mengubah hidup seorang ibu dan anak menjadi lebih baik, maka anda akan bisa mengubah masa depan sebuah bangsa," kata Ajay di Tangerang, Kamis.

Ket. Foto: Presiden Bank Dunia Ajay Banga mewarnai bersama siswa-siswi Taman Kanak-kanak di Kelurahan Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis (7/9/2023). — Sumber: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari

Ajaydidampingi istriRitu Banga dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikinmelakukan kunjungan untuk memastikan dukungan dana yang diberikanBank Dunia kepada Indonesia di bidang kesehatan telah tepat sasaran dan menyentuh hingga level pos pelayanan terpadu (posyandu).

"Sudah ada bukti bahwa Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk peduli terhadap tumbuh kembang anak di 1.000 Hari Kehidupan (0-2 tahun)dan memastikan ibu dan anak mendapatkan akses kepada nutrisi, layanan kesehatan, mampu mengukur pertumbuhan anak dengan pendekatan ilmiah yang ditularkan oleh para kader dan tenaga kesehatan di tingkat desa seperti ini," ujarnya.

Ia mengapresiasi setiap upaya yang telah dilakukan mulai dari tingkat desa untuk bersama-sama memerangistunting.

"Tugas kami di Bank Dunia adalah memastikan setiap rupiah berhasil menyentuh orang yang tepat, dan saya sangat terkesan dengan progres yang telah dicapai. Saya tahu Indonesia telah berhasil menurunkan angka stuntingdari 30 sekian persen menuju 20 sekian persen di tahun 2023 ini, dan ini berkat kerja keras seluruh pihak mulai dari tingkat desa hingga pusat," katanya.

Dengan berbagai upaya dan intervensi yang dilakukan oleh pemerintah di level daerah hingga pusat, Ajay optimis target penurunanstuntinghingga 14 persen bisa tercapai.

Ia juga mengaku sangat senang dengan kunjungannya kali ini karena merasa telah mendapatkan banyak pembelajaran dari para kader kesehatan yang telah mendedikasikan diri secara sukarela untuk membantu mensosialisasikan kesehatan kepada masyarakat.

"Kalian di Indonesia telah membuka potensi yang luar biasa besar di kegiatan kesukarelawanan, dengan melibatkan para kepala desa, tokoh agama, yang ikut terjun secara sukarela dan ikut mengedukasi masyarakat tentang kesehatan. Ini adalah pelajaran berharga yang akan saya bawa di tingkat global," tuturnya.

Untuk diketahui, Bank Dunia telah memberikan dukungan dana untuk berbagai bidang kesehatan di Indonesia, diantaranya Indonesian Supporting Primary Health Care Reform (ISPHERE) pada tahun 2018 sebesar 150 juta dolar AS, penguatan penanganan COVID sebesar 750 juta dolar AS, penguatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebesar 400 juta dolar AS, dan penguatan penanganan tuberkulosis sebesar 300 juta dolar AS.

Selain ituBank Dunia juga memiliki Program Investing in Nutrition and Early Years (INEY), pada tahap satu tahun 2018 dana sebesar 400 juta dolar AS sudah tersalurkan untuk bidang kesehatan di Indonesia.

Sedangkan untuk INEY tahap dua di tahun 2023, pendanaan senilai 600 juta dolar AS akan diberikan dari International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) Bank Dunia. Total pendanaan yang telah diberikan oleh Bank Dunia kepada bidang kesehatan di Indonesia mencapai 2,6 miliar dolar AS.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.