Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Penyimpangan, Bawaslu Pekanbaru Ajak Pelajar SMA Ikut Awasi Pemilu 2024

📅 Rabu, 06 Sep 2023, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Penyimpangan, Bawaslu Pekanbaru Ajak Pelajar SMA Ikut Awasi Pemilu 2024 Doc: ANTARA/HO Humas
Ket. Anggota Bawaslu Pekanbaru, Taufik Hidayat berikan sosialisasi Pemilu 2024 bagi siswa siswa SMAN 10 Pekanbaru, Senin (4/9/2023).

Pekanbaru - Cegah penyimpangan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pekanbaru, Provinsi Riau mengajak siswa SMA setempat terlibat mengawasi proses dan jalannya pelaksanaan pesta demokrasi tersebut pada tahun 2024.

Anggota Bawaslu Pekanbaru, Taufik Hidayat mengatakan para siswa dapat memantau saat proses kampanye yang rawan sekali praktik politik uang di masyarakat. Kepada pemilih pemula di satuan pendidikan ini, Taufik meminta siswa mengkampanyekan tolak politik uang.

"Salah satu bentuk pelanggaran yang dilakukan peserta pemilu adalah praktikmoney politicterselubung," kata Taufik di Pekanbaru, Selasa.

Ia juga mengajak siswa di SMAN 10 Pekanbaru menjadi agen Pengawas Pemilu 2024. Pasalnya, pelajar sebagai pemilih pemula berpotensi menjadi aset bangsa di masa datang.

"Praktik (moneypolitic) ini harus kita berangus demi terwujudnya pemilu yang jujur dan adil. Mari kita sama-sama mengawal pemilu 2024 sebagai pemilu yang bersih," ujar mantan Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Sail ini.

Sebagai pemilih pemula, Taufik mengakui siswa rawan menjadi sasaran segala bentuk praktik pelanggaran pemilu, mulai dari politik uang hingga penyebaran informasi hoaks atau informasi bohong.

Selain mengajak siswa untuk turut mengawasi proses demokrasi bangsa, Taufik juga memperkenalkan tentang azas pemilu kepada siswa, yaitu azas pemilu adalah, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Untuk diketahui, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Riau Abdul Rahman mengatakan, jumlah pemilih di Provinsi Riau mencapai 4.732.174 jiwa, yang terdiri dari 2.399.163 pemilih laki-laki dan 2.333.011 pemilih perempuan.

"Jumlah tersebut merupakan pemilih dari 172 kecamatan dan 1.862 Desa/Kelurahan di Provinsi Riau. Jumlah pemilih tersebut terbagi ke dalam 19.366 TPS," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.