Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Arsjad Rasjid Jadi Ketua Tim Pemenangan Ganjar, PDIP Ungkap Alasannya

📅 Selasa, 05 Sep 2023, 10:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Arsjad Rasjid Jadi Ketua Tim Pemenangan Ganjar, PDIP Ungkap Alasannya Doc: ANTARA/M Agung Rajasa
Ket. Arsjad Rasjid.

JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengungkapkan alasan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Pertama, Arsjad Rasjid merupakan representasi dari kalangan dunia usaha. Hal ini diperlukan untuk membuktikan bahwa kebijakan ekonomi Ganjar Pranowo mempertimbangkan aspek ramah bisnis.

"Kami membutuhkan peran dunia usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat secara luas guna menopang agenda Visi Indonesia Emas 2045," ujar Said dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (5/9).

Kedua, Said menilai Arsjad merepresentasikan jiwa muda sekaligus memiliki pengalaman panjang baik secara akademik maupun jaringan. Menurutnya, pertimbangan ini penting mengingat lebih dari 50 persen pemilih pada Pemilu 2024 adalah kalangan muda.

Oleh sebab itu, PDIP membutuhkan kepemimpinan anak muda sekaligus memahami karakter anak muda, sehingga komandan pemenangan memahami narasi yang tepat untuk disampaikan kepada pemilih, khususnya pemilih muda.

Lalu, ketiga, Direktur Utama PT Indika Energy itu berperan penting dalam menyukseskan berbagai program ekonomi dari Presiden RI Joko Widodo. Salah satu debut-nya yang harus diapresiasi adalah ikut membantu program Presiden Jokowi dalam membangun dan mengembangkan ekosistem kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV).

Sejalan dengan hal itu, agenda pembangunan Ganjar Pranowo adalah meneruskan fondasi pembangunan yang telah di bangun oleh Presiden Jokowi. Untuk itu, PDIP melihat Arsjad sangat memahami agenda-agenda strategis pembangunan dan tantangan Indonesia di masa depan.

Keempat, sambung Said, Arsjad juga telah berinteraksi sangat baik dengan Ganjar Pranowo, sehingga bonding di antara keduanya telah terbentuk. Hal ini pun menjadi modal personal yang baik saat Arsjad mengotaki pemenangan untuk Ganjar.

Adapun modal saling percaya di antara Arsjad dan Ganjar sudah terbentuk. Ia melihat Arsjad siap mencurahkan tenaga dan pikiran demi kemenangan Ganjar Pranowo. "Modal saling percaya inilah yang menjadi fondasi penting," ucapnya.

Kelima, kepemimpinan Arsjad akan ditopang oleh unsur wakil ketua tim pemenangan dengan memasukkan unsur purnawirawan Jenderal TNI dan Polri serta tokoh masyarakat.

"Beliau semua akan melengkapi kekuatan jaringan teritorial, dalam rangka penguasaan medan elektoral yang harus dimenangkan oleh Mas Ganjar Pranowo," ungkap Said.

Untuk itu, kepemimpinan dalam Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo dalam menghadapi Pilpres 2024 bersifat kolektif kolegial. Sebab, mencerminkan berbagai unsur kekuatan nasional, sekaligus jiwa gotong royong sebagai watak dasar berpolitik partai berlambang banteng moncong putih itu.

"Gerak cepat terus melaju untuk Indonesia Maju menjadi ikon Tim Pemenangan Ganjar Pranowo dan karenanya capres Ganjar dan Ketua Umum TPN akan segera membentuk dewan pakar dari berbagai Ahli dan disiplin ilmu seperti akademisi, teknokrat, termasuk merekrut pakar kebijakan publik, dan lainnya," paparnya.

Sesuai dengan jadwal KPU RI, pendaftaran bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden mulai19 Oktober hingga 25 November 2023.

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) mengatur pasangan calon presiden/wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Saat ini ada 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden/wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi dari DPR RI. Pasangan calon juga dapat diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 yang total perolehan suara sahnya minimal 34.992.703 suara.
Oleh Narda Margaretha Sinambela

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.