Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Pantau Perkembangan IUAE CEPA

📅 Senin, 04 Sep 2023, 10:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Pantau Perkembangan IUAE CEPA Doc: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Ket. Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan

JAKARTA - Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan menyampaikan pihaknya membentuk tim komite bersama atau joint committee untuk membahas perkembangan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Emirat Arab (IUAE CEPA).

"UEA kita harapkan jadi hub untuk masuk ke Timur Tengah, ke Arab Saudi, dan negara Timur Tengah lainnya. Nah untuk mengimplementasikan, kita membentuk tim joint committee untuk terus membahas sejauh mana ini bisa berjalan dengan baik," kata Zulkifli dalam konferensi pers acara Pertemuan Ke-23 Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (AECC) di Jakarta, Minggu (3/9).

Indonesia telah menyepakati perjanjian dagang dengan Uni Emirat Arab (UEA) melalui Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Emirat Arab. Pemerintah juga telah mengeluarkan aturan turunan tentang teknis IUAE CEPA ke dalam Peraturan Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan, serta Menteri Perindustrian.

Dalam pertemuannya dengan Menteri Perdagangan Luar Negeri UEA Thani Bin Ahmed Al Zeyoudi, Zulkifli mengatakan pihaknya juga mendorong adanya business talkshow antar pelaku usaha Indonesia maupun UEA untuk semakin mempererat kerja sama di sektor perdagangan.

"Kemudian kita berharap kedua belah pihak ini melakukan trade mission, kita sudah kemarin ke UEA," jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia juga mendukung peran UEA sebagai tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Tingkat Menteri ke-13 World Trade Organization (WTO) yang akan dilaksanakan pada 26-29 Februari 2024 mendatang di Abu Dhabi.

Lebih lanjut, Zulkifli menjelaskan pihaknya bertemu dengan para pelaku usaha dalam rangka menyepakati kemudahan perdagangan digital di kawasan.

"Jadi nanti semua memang akan dipermudah, ASEAN akan jadi satu paling tidak di bidang trading, investasi dan jasa. Papperless agar kita bisa bersaing, kompetitif dengan negara negara lain," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.