Investasi dan Perdagangan Tumpuan Ekonomi Asean
Senin, 04 Sep 2023, 10:40 WIBJAKARTA - Ketua Asean-Business Advisory Council (Asean-BAC) Arsjad Rasjid mengatakan investasi dan perdagangan sebagai urat nadi perekonomian negara-negara Asean. Karenanya, kedua sektor tersebut harus dikelola secara bersama-sama untuk menciptakan kemakmuran.
"Kita tidak bisa berdiri sendiri, Asean harus menyadari kekuatan dan potensi investasi yang dimiliki untuk makin memantapkan posisi Asean sebagai surga investasi global," kata Arsjad pada pembukaan Asean Investment Forum (AIF) 2023 bertajuk Investments for Sustainable Development, di Jakarta, akhir pekan lalu.
AIF 2023 merupakan kegiatan sampingan dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 Asean. Dia mengungkapkan kawasan Asean memiliki potensi dan peluang investasi sangat menjanjikan di bidang pertanian dan pangan, ekonomi digital, kesehatan swasta-publik, kendaraan listrik, pasar karbon, dan sistem pembayaran QR regional.
Dengan potensi dan peluang yang dimiliki, menjadikan Asean sebagai target investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) dan menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 2010, FDI di ASEAN hanya sekitar 23 miliar dollar AS. Jumlah itu melonjak menjadi 47 miliar dollar AS pada 2021.
"Selain potensi investasi, Asia Tenggara juga memiliki keunggulan berupa sumber daya energi alam yang besar untuk memenuhi permintaan energi global," kata Arsjad.
Pada sisi ekonomi digital, Asean juga mengalami pertumbuhan signifikan. Pada 2022, ekonomi digital Asean tercatat mencapai 194 miliar dollar AS dan diproyeksikan berkembang menjadi 330 miliar dollar AS pada 2025.
Fundamental Kuat
Lebih lanjut, Arsjad mengatakan dengan potensi dan peluang investasi yang ada, Asean memiliki fundamental ekonomi yang kuat untuk pembangunan berkelanjutan.
Asean-BAC juga secara konsisten terus mendorong Asean Investment Forum dapat memperkuat fundamental ekonomi tersebut untuk menjadikan kawasan Asean sebagai surga investasi global.
Di bawah kepemimpinan Indonesia, kata dia, Asean-BAC melakukan roadshow ke negara-negara Asean dan mitra eksternal seperti Inggris, Jepang, Korea Selatan, Australia, Kanada, dan Tiongkok untuk menawarkan potensi dan peluang investasi di Asean.
"Kami meyakinkan para pemimpin dan pengusaha bahwa Asean wajib diperhitungkan, karena memiliki fundamental ekonomi yang kuat dan Asean Investment Forum 2023 dapat dijadikan momentum untuk memperkuat posisi Asean sebagai surga investasi global," ujarnya pula.
Dia juga mengatakan Asean Investment Forum 2023 diselenggarakan untuk menampilkan peluang investasi Asean yang juga berkontribusi bagi pembangunan inklusif dan berkelanjutan.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sekjen ASEAN sampaikan hasil KTT ke-48 ASEAN
-
Netflix Batalkan Kesepakatan dengan Warner Bros, Membuka Jalan bagi Paramount
-
Menteri PU Pastikan Jalan Nasional Pantura Wilayah Barat Bebas Lubang Sebelum Mudik Lebaran 2026
-
KTT ke-48 ASEAN Ditutup dengan Seruan Persatuan di Tengah Ketidakpastian Global
-
Curi Perhatian, Presiden Prabowo Gunakan "Maung Indonesia 1" di KTT ke-48 ASEAN di Filipina
-
10 Kecamatan di Natuna Telah Memiliki Dokumen Kajian Risiko Bencana
-
Detroit Pistons Tumbangkan Cleveland Cavaliers 122-119 Lewat “Overtime” Dramatis
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.