- Home
-
- Luar Negeri
-
- Perkuat Kolaborasi, Luhut ...
Perkuat Kolaborasi, Luhut Tekankan Kerja Sama Pemerintah dan Swasta Tingkatkan Potensi Asean
Minggu, 03 Sep 2023, 19:07 WIBJakarta - Perkuat kolaborasi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menekankan perlunya kerja sama yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta untuk meningkatkan dan mengoptimalkan potensi ekonomi Asean.
"Untuk memanfaatkan peluang ekonomi yang sangat besar di Asean, kita tidak dapat melakukannya sendiri. Mengandalkan dana publik saja tidak akan cukup untuk mempercepat upaya kita atau membiayai semua proyek kita secara memadai. Di sinilah peran kemitraan pemerintah-swasta memainkan peran penting dalam mengisi kesenjangan keuangan," katanya dalamAsean-BAC x Boston Consulting Group (BCG) CEO Breakfastdi Jakarta, Minggu.
Luhut meyakinidengan dukungan pemerintah melalui kebijakan, potensi ekonomi Asean akan mulai dapat dilihat realisasinya pada tahun-tahun mendatang.
Dalam kesempatan itu, Luhut juga memaparkan mengenai peluang investasi Asean dan kolaborasi dunia usaha dalam membuka potensi sentralitas Asean, salah satunya adalah di bidang transisi energi.
"Transisi energi adalah tantangan dan peluang bagi Asean, yang menyiratkan transformasi seutuhnya dalam memproduksi, mengonsumsi, dan mengalokasikan sumber daya," jelasnya.
Energi terbarukan, kendaraan listrik, penyimpanan energi, mineral kritis, dancarbon offsetmerupakan peluang dalam transisi energi.
Adapun potensi ekonomi di Asean dengan mengusung sentralitas diperkirakan mencapai 20 triliun dolar AS.
"Negara-negara Asean mempunyai potensi besar untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha, sehingga kita dapat mewujudkan visi sentralitas Asean senilai 20 triliun dolar AS," katanya.
Luhut menyebutkan Asean Indonesia 2023 akan menjadi katalisator untuk memfasilitasi investasi yang saling menguntungkan dan berkelanjutan di negara-negara Asean.
"Kami akan terus memperjuangkan kolaborasi, menghilangkan hambatan, dan menciptakan lingkungan kondusif bagi kemitraan dan kemajuan Asean," ujar Luhut.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kalbar Siapkan Temajuk Jadi Gerbang Wisata Perbatasan yang Mendunia
-
Pemkot Kembali Gelar Bulan Belanja Bandung 2026
-
Program Gentengisasi dan Peranannya dalam Ekonomi Masyarakat
-
Kurangi Bahan Bakar Fosil, Asean Gandeng Kanada Genjot Energi Terbarukan
-
Ekonomi Syariah Indonesia Dinilai Belum Optimal karena Kurang Integrasi
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan, Ini Respons Kapolri
-
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.