Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala BNPT: Tren Toleransi Masyarakat Meningkat

📅 Kamis, 31 Agu 2023, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepala BNPT: Tren Toleransi Masyarakat Meningkat Doc: ANTARA/HO-BNPT
Ket. Kepala BNPT Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel dalam acara silaturahmi dengan masyarakat dan pelajar Indonesia di Wisma Kedutaan Besar RI, Rabat, Maroko, Jumat (25/8).

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel menyebut tren toleransi di tengah masyarakat Indonesia mengalami peningkatan berdasarkan kajian pada 2023.

"Berdasarkan data Setara Institute tahun 2016 dan 2023, tren toleransi alami peningkatan dari 61,6 persen menjadi 70,2 persen," kata Rycko, di hadapan masyarakat dan pelajar Indonesia di Maroko, sebagaimana keterangan tertulis diterima di Jakarta, Rabu (30/8).

Rycko menjelaskan peningkatan angka toleransi itu disebabkan adanya penurunan jumlah kelompok intoleran pasif yakni sekitar 13 persen pada tahun ini.

"Angka ini (toleransi) membesar disumbang oleh menyusutnya kelompok intoleran pasif dari sebelumnya berada pada angka 35,7 persen menjadi 22,4 persen di 2023," kata Kepala BNPT.

Meskipun demikian, Rycko mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan-perubahan strategi penyusupan ideologi kekerasan. Kelompok penganut ideologi kekerasan, telah mengubah strateginya dalam mempengaruhi masyarakat, khususnya generasi muda yang rentan di tengah derasnya arus informasi.

"Mereka melakukan pola perubahan serangan dari hard (keras) menjadi soft approach (pendekatan lunak), dari strategi bullet atau peluru menjadi ballot strategy atau strategi suara. Ini harus kita waspadai bersama," imbuh Kepala BNPT ke-6 itu.

Rycko berpesan generasi muda yang telah memiliki sikap toleransi, nasionalisme, dan keberagaman harus terus dipertahankan.

Melindungi Mahasiswa

Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) mendukung Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, melindungi mahasiswa perguruan tinggi itu dari bahaya penyebaran faham intoleransi dan radikalisme.

"Perlindungan terhadap mahasiswa dari bahaya radikalisme harus terus digencarkan," kata Staf Khusus Menteri Agama Bidang Toleransi, Radikalisme dan Pesantren, Mohammad Nurruzzaman, di Palu, Rabu.

Nurruzzaman mewakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan kuliah umum semester ganjil tahun akademik 2023/2024 yang diselenggarakan oleh UIN Datokarama dihadiri oleh civitas akademik perguruan tinggi tersebut.

Di hadapan para civitas akademik UIN Datokarama, Nurruzzaman mengemukakan kemajuan sistem informasi teknologi memudahkan semua orang untuk mengakses informasi sesuai kebutuhan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.