Ayo Berwisata, Kabupaten Madiun Kembangkan Potensi Wisata Paralayang di Desa Klangon

Selasa, 29 Agu 2023, 00:17 WIB

Madiun - Ayo berwisata, Pemerintah Kabupaten Madiun, Jawa Timur mengembangkan potensi wahana wisata olahraga berbasis alam di Desa Klangon yang saat ini menjadi landasan peluncuran paralayang.

Bupati Madiun Ahmad Dawami menyatakan Desa Klangon terletak di Kecamatan Saradan dengan memiliki bukit yang dapat terus dikembangkan sebagai destinasi untuk atlet profesional maupun bagi para pecinta olahraga dirgantara.

"Secara bertahap terus kami kembangkan destinasi di Klangon ini. Sesuai Ketua Paralayang Provinsi Jawa Timur, tempat ini sangat layak untuk wahana wisata olahraga paralayang," ujar Bupati Ahmad Dawami di Madiun, Senin.

Dengan pengembangan olahraga dan hobi paralayang di Desa Klangon, maka diharapkan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.

Bahkan sebelumnya di lokasi tersebut juga telah dilangsungkan "event" olahraga paralayang tingkat Jawa Timur yang mendatangkan 70 atlet paralayang dari 18 kontingen se-Jawa Timur.

Bupati Ahmad Dawami pun memberanikan diri untuk mencoba terbang bersama pilot paralayang. Bupati terbang dari atas bukit yang memiliki ketinggian sekitar 100 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu.

"Harapannya ke depan akan muncul atlet-atlet paralayang dari Kabupaten Madiun karena kita sudah punya tempatnya, tinggal kita lengkapi sarana dan prasarananya," katanya.

Ketua Umum Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Jawa Timur Marsekal Pertama TNI Fairlyanto menyatakan tempat paralayang di Desa Klangon tersebut sudah layak dijadikan sebagai venue cabor paralayang pada ajang Porprov Jatim tahun 2023.

"Klangon ini akan menjadi venue Porprov Cabang Olahraga Paralayang. Ini barusan selesai satu setengah hari kita bisa menyelesaikan lima 'round', sehingga tempat ini sudah standar dan layak untuk dijadikan tempat kejuaraan," katanya.

Ia menambahkan tidak semua gunung dan bukit bisa digunakan untuk lokasi paralayang. Sementara, bukit di Desa Klangon sendiri memiliki tekstur kering, walupun hanya 100 meter tapi bisa terbang sampai 300 meter.

"Klangon sendiri memiliki bukit yang luar biasa, anginnya pas, tempat 'landing' bagus. Selain itu, memiliki ketinggian 100 meter dengan jarak 'take off' dan 'landing' tidak terlalu lama," kata Fairlyanto.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.