Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Setelah Setop 20 Tahun, Malaysia Buka Kedubes di Irak

📅 Senin, 28 Agu 2023, 13:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Setelah Setop 20 Tahun, Malaysia Buka Kedubes di Irak Doc: istimewa
Ket. malaysia

JAKARTA - Setelah ditutup selama 20 tahun, Malaysia akan membuka lagi kedutaan besar di Baghdad, Irak. "Saya juga telah menyampaikan keputusan Kabinet Malaysia untuk mengoperasikan semula Kedutaan Besar Malaysia di Baghdad yang telah ditutup sementara sejak dua dekade lalu," kata Menteri Luar Negeri Malaysia Zambry Abd Kadir dalam keterangan media yang diakses di Kuala Lumpur, Senin.

Ia mengatakan pengoperasian kembali kedutaan besar di Baghdad, akan membuka lebih banyak peluang kerja sama baru dalam berbagai bidang.

Dalam lawatan resmi selama tiga hari di Irak, Zambry melakukan pertemuan dengan pemimpin tertinggi pemerintahan, di antaranya Presiden Irak Abdul Latif Rashid, Perdana Menteri Irak Mohammed Shia' al-Sudani, Juru Bicara Parlemen Irak Mohammed Al-Halbousi, serta Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein.

Sejumlah komitmen kerja sama yang menjadi pembahasan dalam kunjungan resmi tersebut dalam berbagai sektor, terutama ekonomi, pendidikan, hubungan udara dan wisata. Selain itu membahas kemungkinan dan peluang peningkatan jumlah perdagangan dan investasi dua negara, termasuk ekspor perabot, produk farmasi, produk elektronik serta komoditas dari Malaysia.

Zambry juga mengatakan membahas tentang status pengoperasian Petronas di Irak serta peluang lebih luas di sektor energi baru terbarukan yang dapat dieksplorasi oleh perusahaan migas Malaysia itu.

Berkaitan dengan upaya peningkatan kerja sama sektor pendidikan, ia mengatakan ada kesepakatan untuk melakukan pertukaran guru, peneliti dan mahasiswa di berbagai bidang. Sedangkan untuk sektor pariwisata, kedua negara sepakat memperluas jaringan udara di mana Malaysia menyambut rencana Iraqi Airways memulai penerbangan regular ke Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

Zambry melakukan lawatan resmi ke Irak pada 23-25 Agustus, setelah pada 20-23 Agustus melakukan kunjungan resmi ke negara Asia Barat lainnya yakni Iran. Lawatannya selaku Menteri Luar Negeri menjadi yang pertama di tingkat menteri dari Malaysia ke Irak setelah dua dekade akibat pergolakan politik di negara tersebut.


Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.