Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penguatan Sabuk Hijau Area Konservasi Penyu

📅 Senin, 28 Agu 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penguatan Sabuk Hijau Area Konservasi Penyu Doc: ANTARA/HO-Desa Wonocoyo
Ket. Kawasan konservasi penyu Taman Kili-Kili, Desa Wonocoyo, Trenggalek.

Trenggalek - Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, melakukan penguatan sabuk hijau (green belt) di area konservasi penyu di Taman Kili-Kili, kawasan pesisir selatan daerah itu bagian barat.

"Tujuan penguatan sabuk hijau ini adalah untuk mengoptimalkan pelestarian habitat penyu baik yang di laut maupun di darat," kata Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin di Trenggalek, Minggu.

Menurut dia, penguatan sabuk hijau dilakukan dengan menanam pohon cemara udang di sekitar kawasan Taman Kili-Kili, ditambah tanaman buah yang ditanam dalam pot atau biasa disebut dengan istilahtabulampot.

"Tabulampotitu akan ditanam di sela-sela penanaman pohon cemara udang agar ada yang bisa dipanen. Penempatannya tidak asal-asalan, melainkan akan dibuat membentuk jalur evakuasi ketika ada tsunami," ujarnya.

Pengembangan itu, kata dia, diharapkan tidak hanya mengoptimalkan populasi penyu dengan membatasi lahan dengan area konservasi, namun juga berkontribusi terhadap sektor perekonomian.

Selain itu, juga berfungsi sebagai salah satu mitigasi bencana, mengingat wilayah Panggul juga masuk daerah rawan bencana tsunami.

"Nanti ada tiga fungsi, yaknigreen belt, ketahanan pangan, dan mitigasi bencana," ujarnya.

Melalui upaya pelestarian konservasi itu, menurut dia, diharapkan semakin meningkatkan kepedulian masyarakat. Salah satunya supaya tidak membuang sampah sembarangan yang berdampak negatif pada ekosistem di lautan, termasuk hewan penyu yang disebut sensitif terhadap perubahan alam.

"Jadi, kalau penyu masih setiap tahun, setiap periode, setiap bulan, setiap 3-6 bulan masih ada yang datang ke sini berarti laut kita masih dalam tanda kategori masih aman. Ini yang harus kita jaga bersama," kata dia.

Lingkungan yang terjaga, lanjut dia, bakal memberikan berkah perekonomian bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan ikhtiar Trenggalek untuk mewujudkan ekonomi biru (blue economy), selain ekonomi hijau (green economy) yang saat ini juga sedang menjadi fokus.

"Terjaganya kelestarian alam akan mendatangkan berkah ekonomi bagi warganya," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.