Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kawasan Gunung Ciremai Terbakar, 120 Petugas Dikerahkan Padamkan Api

📅 Sabtu, 26 Agu 2023, 08:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kawasan Gunung Ciremai Terbakar, 120 Petugas Dikerahkan Padamkan Api Doc: ANTARA/HO-BPBD Kuningan
Ket. Tim gabungan masih berusaha memadamkan api yang masih membakar kawasan hutan Gunung Ciremai, Kuningan Jawa Barat, Sabtu (26/8/2023) dini hari.

KUNINGAN - Sebanyak 120 petugas dari sejumlah instansi diturunkan untuk memadamkan kobaran api yang membakar kawasan hutan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (26/8).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Indra Bayu mengatakan seluruh personel gabungan yang terlibat disebar untuk mempercepat proses pemadaman kobaran api.

"Jumlah personel pemadaman 120 orang terdiri dari Balai TNGC, TNI, Polri, pemadam kebakaran, tim kami, aparat desa setempat dan masyarakat," kata Indra.

Ia menuturkan titik kebakaran hutan di Gunung Ciremai berada di wilayah Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, yang diketahui terjadi kebakaran sejak Jumat (25/8) siang.

Awal kebakaran hutan, kata dia, terlihat di Blok Batu Kuda, tapi kini telah menyebar ke sejumlah lokasi kawasan hutan di gunung tersebut.

"Pukul 10.30 WIB, Jumat kemarin, kepulan asap terlihat oleh masyarakat di kawasan Blok Batu Kuda. Kemudian api menyebar mengarah ke Bukit Seribu Bintang dan ke arah Blok Karang Dinding," katanya.

Ia menyampaikan proses pemadaman sempat terkendala dengan sulitnya menjangkau daerah titik api yang banyak bebatuan dan berbahaya bagi petugas.

Hal tersebut, kata dia, semakin diperparah dengan kondisi angin kencang, sehingga membuat kobaran api dapat menyebar ke area lainnya.

"Tim gabungan disebar ke beberapa titik untuk melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan seperti jet shooter, selang atau pipa air dan peralatan lainnya yang ada," katanya.

Supaya titik api tidak bertambah banyak, lanjut Indra, petugas gabungan membuat sekat bakar dari arah Bukit Seribu Bintang menuju Karang Dinding, yang dinilai efektif untuk memutus api menjalar ke lahan hutan lainnya.

"Pemadaman di beberapa titik lokasi dan pembuatan sekat bakar untuk mencegah api meluas," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.