Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Depok Terus Genjot Kawasan Tanpa Rokok

📅 Sabtu, 26 Agu 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Depok Terus Genjot Kawasan Tanpa Rokok Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Kepala Dinkes Depok Mary Liziawati.

DEPOK - Dalam rangka meraih Asean Smokefree Awards (ASA) 2023 Dinas Kesehatan Kota Depok terus menggenjot kawasan tanpa rokok. "Dinkes terus mengadakan rapat membahas kawasan tanpa rokok. Rapat juga mendiskusikan monitoring dan evaluasi menjelang penilaian ASA Tahun 2023," ujar Kepala Dinkes Depok, Mary Liziawati, Jumat (25/8).

"Rapat ini sebagai salah satu persiapan untuk menghadapi penilaian ASA. Kami melibatkan seluruh komponen untuk dapat berkolaborasi menerapkan kawasan tanpa rokok atau KTR," tandas Mary. Rapat tersebut dihadiri perangkat daerah terkait, seperti camat, lurah, Forum Komunikasi Depok Sehat (FKDS), dan Forum Generasi Berencana (GenRe).

Kemudian ada juga Forum Anak, serta Tim Satuan Tugas (Satgas) KTR mulai dari tingkat kota hingga kelurahan. Mary menambahkan penilaian ASA Tahun 2023 akan berlangsung 30 Agustus hingga 1 September. Nantinya, saat penilaian akan dilakukan kunjungan ke tujuh kawasan KTR. Mereka adalah fasilitas pelayanan kesehatan, sekolah, area bermain anak, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, dan fasilitas umum.

Menurut Mary, terkait kunjungan tersebut, dia akan melakukan upaya semaksimal mungkin menerapkan KTR di lokasi khusus. Tentunya dengan memenuhi indikator yang menjadi penilaian. "Akan kami perkuat indikator kepatuhan di tiap-tiap lokasi khusus. Kami juga memastikan adanya rambu Dilarang Merokok," ujarnya.

Asean Smokefree Award tersebut dalam rangka meningkatkan upaya promosi lingkungan bebas asap rokok di seluruh negara Asia Tenggara. Ini juga demi kesehatan seluruh masyarakat.

Bantuan KDS

Selain kegiatan jelang ASA, Depok juga tengah menyalurkan bantuan dalam bentuk Kartu Depok Sejahtera (KDS). Kali ini diberikan kepada 262 penerima manfaat untuk warga Kecamatan Cilodong dan Sukmajaya. Penyaluran ini untuk ketiga kalinya.

"Program KDS merupakan bantuan Pemkot Depok kepada warga prasejahtera. Bantuan tersebut berisi tujuh manfaat. Salah satunya bantuan pangan kota," kata Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, Kamis. Imam Budi menambahkan, warga yang menerima bantuan pangan kota tersebut telah terdata sebagai penerima manfaat KDS. "Semoga bantuan yang diterima bermanfaat bagi keluarganya," harap Wali Kota.

Bantuan KDS lainnya adalah beasiswa untuk para pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA. Seluruh masyarakat yang mengalami keterbatasan biaya dapat mengajukan bantuan tersebut melalui program KDS. Untuk itu, warga perlu proaktif mengajukan diri bila berada dalam kondisi seperti dimaksud.

Imam berharap seluruh masyarakat dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan dengan baik, sebab ada beberapa kategori. Semoga ke depannya bantuan bisa lebih banyak lagi untuk kesejahteraan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.