Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Bahas Harmonisasi Draf Perda

📅 Jumat, 25 Agu 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Bahas Harmonisasi Draf Perda Doc: ANTARA/Linna Susanti
Ket. Ketua Pansus Raperda Transportasi DPRD Kota Bogor, Jawa Barat Edi Darmawansyah saai diwawancarai usai rapat bersama jajaran Dinas Perhubungan dan bagian hukum Kota Bogor di gedung dewan setempat, Rabu (23/8).

BOGOR - Hasil harmonisasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengenai draf Rancangan Perda mulai dibahas DPRD dan Pemkot Bogor. Draf tersebut berisi tentang Penataan Transportasi. Ini dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan pengusaha, pengguna kendaraan, dan jalan.

Ketua Pansus Raperda Transportasi Kota Bogor, Edi Darmawansyah, usai rapat bersama jajaran Dinas Perhubungan dan Bagian Hukum Kota Bogor, Rabu, mengatakan yang dibahas adalah hasil harmonisasi draf-draf perda. Ini nantinya menjadi Perda Transportasi.

"Pansus membutuhkan keterangan Dinas Perhubungan kaitannya dengan penataan transportasi Kota Bogor," ujar Edi. Lebih jauh, Edi menyebut Raperda Transportasi menyangkut kepentingan-kepentingan pemilik angkot, koperasi, dan organisasi angkutan.

"Pansus perlu mendengarkan mereka sebelum merampungkan Raperda atau melanjutkan proses ke depan," ujar Edi.Dia menjelaskan Raperda meliputi berbagai aturan lalu lintas, kendaraan pribadi, dan kendaraan umum ini yang krusial soal izin operasional angkot.

Masa pakai angkot sudah ditata dalam peraturan kementerian terkait dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang selama ini berlaku 10 tahun dapat dispensasi perpanjangan satu periode menjadi 15 tahun.

Namun, dalam Undang-Undang tersebut ada klausul menyatakan setinggi-tingginya 20 tahun. Tapi, di balik klausul itu dipelajari lagi. Tentu ada pertimbangan-pertimbangan lain terkait keselamatan transportasi, keselamatan penumpang, kemudian diputuskan 10 tahun dapat perpanjangan satu periode sehingga maksimal 15 tahun beroperasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.