Kepiting Bakau asal Maluku Tembus Pasar Ekspos Asean

Minggu, 20 Agu 2023, 13:42 WIB

AMBON - Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Ambon, Maluku, menyebutkan bahwa komoditas kepiting bakau dari daerah itu telah menembus pasar Asean.

Ket. Foto: Kepiting bakau Maluku menembus pasar ekspor Asean. — Sumber: Antara/ DedyAzis

"Sebanyak 1,7 ton kepiting bakau dari Maluku telah diekspor menuju Singapura selama Agustus 2023," ujar Kepala BKIPM Ambon Hatta Arisandi di Ambon, Sabtu (20/8).

Hatta mengatakan kepiting yang diekspor menuju pasar Asean telah memenuhi standard yang ditentukan.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 16 Tahun 2022 terutama pada Pasal 8 ayat (1) tentang penangkapan, lalu lintas dan/atau pengeluaran kepiting.

"Iya jadi kepiting bakau sebelum diekspor harus masuk dalam pemeriksaan fisik dan kelayakan agar tetap berkualitas," tuturnya.

Sementara kepiting yang belum masuk dalam standard sesuai ketentuan undang-undang akan dilepasliarkan dan akan menjadi sumber daya untuk masyarakat lokasi pelepasliaran.

Sebab itu, saat ini pihaknya terus membantu melakukan upaya untuk menyediakan stok kepiting bakau dari Maluku dengan terus melakukan pelepasliaran kepiting bakau pada habitat aslinya sehingga komoditas tersebut tak sulit ditemukan.

Pada Juni 2023, BKIPM Ambon melepasliarkan sebanyak 1.070 kepiting bakau dengan total berat 380 kilogram dengan nilai Rp49.400.000 di kawasan mangrove Waiheru, Kota Ambon.

Dia menyebutkan pemasaran kepiting bakau Maluku yang menembus pasar Asean tersebut menambah nilai ekspor komoditas perikanan Maluku.

Saat ini berdasarkan data BKIPM Ambon nilai ekspor komoditas perikanan Maluku pada semester I tahun 2023 mencapai 34,5 juta dolar Amerika Serikat (AS)

"Jika berdasarkan persentase naik sekitar 79,56 persen year on year (yoy) dibanding tahun 2022," ujar Kepala BKIPM Ambon.

Hatta menjelaskan adapun volume ekspor komoditas perikanan hidup pada periode Januari sampai dengan Juni tahun 2023 sebesar 177.362 ekor.

"Angka itu jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022 sebesar 100.951 ekor maka terjadi peningkatan sebesar 75,69 persen," ungkapnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.