Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Kinerja, Kemendes PDTT: Kades Dituntut Kreatif Demi Memajukan Desa

📅 Rabu, 16 Agu 2023, 21:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Kinerja, Kemendes PDTT: Kades Dituntut Kreatif Demi Memajukan Desa Doc: ANTARA/ Zubi Mahrofi
Ket. Wamendes PDTT Paiman Raharjo ditemui usai RUU APBN Tahun Anggaran 2024 dan Nota Keuangan pada Rapat Paripurna DPR RI Tahun Sidang 2023 - 2024, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (16/8/2023).

Jakarta - Tingkatkan kinerja, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Paiman Raharjo menyampaikan kepala desa (kades) dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memimpin demi memajukan desa agar mandiri.

"Kepala desa harus miliki strategi yang inovatif, kreatif, dan tidak monoton, selain itu harus memiliki visi ke depan agar menjadi desa mandiri dan meningkatkan perekonomian desa," katanya ditemui usai RUU APBN Tahun Anggaran 2024 dan Nota Keuangan pada Rapat Paripurna DPR RI Tahun Sidang 2023 - 2024, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu.

Menurutnya, kepemimpinan kades dapat mempengaruhi pada kemajuan sebuah desa yang akhirnya bermuara pada peningkatan daya saing desa.

Ia menyampaikan, kepala desa dapat menggandeng akademisi atau perguruan tinggi agar mendapatkan masukan yang akhirnya melahirkan ide-ide baru untuk menggali potensi desa.

"Dengan menggandeng akademisi atau perguruan tinggi maka ada kajian akademisnya. Saya kira dengan begitu desa yang tadinya tidak tahu potensinya akan tergali potensinya," tuturnya.

Ketika potensi desa tergali, lanjutnya, maka juga dapat menggerakkan roda ekonomi dan pembangunan desa, yang akhirnya dapat meningkatkan kualitas SDM.

Sebelumnya, Kemendes PDTT RI mencatat, berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) 2023 jumlah desa dengan status mandiri di Indonesia meningkat menjadi 11.456 desa dari sebelumnya 6.238 di tahun 2022.

"Terjadi perbaikan signifikan pada baseline IDM," ujar Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar.

Ia menambahkan, jumlah desa maju juga meningkat menjadi 23.035 desa pada 2023 dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 20.249 desa.

Sedangkan jumlah desa berkembang pada tahun 2023 tercatat menurun menjadi 28.766 dari tahun sebelumnya 33.902. Begitu juga desa tertinggal turun menjadi 7.154 desa dan sangat tertinggal tersisa 4.850 desa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.