Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Kabupaten Madiun Lakukan Percepatan Penurunan Stunting

📅 Rabu, 16 Agu 2023, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Kabupaten Madiun Lakukan Percepatan Penurunan Stunting Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten Madiun
Ket. Kegiatan penguatan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Madiun di Pendopo Muda Graha Madiun, Jatim, Selasa (15/8/2023).

Madiun - Gerak cepat, Pemerintah Kabupaten Madiun, Jawa Timur berupaya melakukan percepatan penurunan stuntingpada anak di wilayah tersebut guna mendukung program pemerintah pusat menekan tengkeshingga 14 persen pada 2024.

Bupati Madiun Ahmad Dawami mengatakan data angka prevalensi stunting di daerah tersebut pada Juli 2023 tercatat 11,66 persen. Angka tersebut turun dari Mei yang tercatat 13,58 persen.

"Saat ini untuk stunting kita di 11,66 persen dan targetnya bisa turun di angka 9,5 persen pada Tahun 2024," ujar diasaat kegiatan penguatan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Madiun di Pendopo Muda Graha Madiun di Madiun, Selasa.

Dia mengatakan kunci pencegahan dan penanganan kasus stuntingpada 1.000 hari pertama kehidupan melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif yang perlu terus diupayakan.

Intervensi tersebut, katanya, tidak hanya dilakukan sektor kesehatan, tetapi juga sektor lain, karena tingkat keberhasilan program penanganan stunting juga dipengaruhi sektor non-kesehatan.

Ia menyebut berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Madiun untuk penanganan stunting, antara lain inovasi dilakukan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, pemberian bantuan protein hewani, yakni daging ayam dan telur ayam, untuk meningkatkan gizi keluarga sasaran.

Bupati Ahmad Dawami menegaskan ibu yang memiliki balita harus rutin membawa anaknya ke posyandu sebulan sekali untuk ditimbang dandiukur tinggi badannya, sebagai upaya pemantauan tumbuh kembang anak.

"Sehingga jika dicurigai ditemukan kasus stuntingmaka dapat dideteksi dini dan diobati," katanya.

Ia meminta semua pihak terlibat aktif dalam melakukan langkah-langkah preventif dan intervensi kasus stunting guna mencapai target yang lebih baik dalam menurunkan angka tengkes di Kabupaten Madiun.

Kegiatan penguatan TPPS tersebut dibuka oleh Bupati Madiun Ahmad Dawami dengan dihadiri Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) Kabupaten Madiun Suryanto, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun Agung Tri Widodo.

Dalam kegiatan itu, Bupati Ahmad juga menjelaskan pentingnya bulan timbang Agustus 2023 yang dilaksanakan secara serentak pada 22-24 Agustus mendatang guna mencegah stunting.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.