Ukrida Berkomitmen Membentuk Karakter Pemimpin di Era Digital
Kamis, 10 Agu 2023, 20:14 WIBJAKARTA - Rektor Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida), Wani Devita Gunardi, mengatakan, pihaknya berkomitmen membentuk karakter pemimpin di era digital. Menurutnya, generasi muda harus mampu menghadapi perubahan zaman agar tidak kalah oleh teknologi.
"Manusia jangan sampai kalah oleh teknologi yang semakin modern karena teknologi adalah ciptaan manusia. Generasi muda harus tangguh menghadapi perubahan zaman," ujar Wani dalam National Christian Student Leadership Camp (NCSLC), di Jakarta, Kamis (10/8).
Dia menjelaskan, semakin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi disadari memang membawa manfaat bagi masyarakat. Arus informasi semakin cepat sehingga mempermudah aktivitas di segala aspek kehidupan.
Wani mengingatkan, semakin mudah mengakses banyak hal secara instan, tentu juga menimbulkan dampak yang mengkhawatirkan jika tidak disikapi secara bijak, khususnya oleh kalangan generasi muda. Menurutnya, kemajuan teknologi pada akhirnya bisa menggerus nilai-nilai kemanusiaan jika tidak dikelola dengan baik.
"Kepedulian terhadap sesama menjadi sangat berkurang yang dapat mengakibatkan relasi yang kurang baik. Kondisi demikian sangat memprihatinkan apalagi jika merambah lebih luas di kalangan kaum muda yang adalah calon pemimpin masa depan," katanya.
Dia menyebut, institusi pendidikan ikut bertanggung jawab membina karakter generasi muda menuju masa depan yang cemerlang. Pihaknya memiliki nilai-nilai budaya Loving, Enlightening, Advanced, Determined (LEAD) sebagai wujud komitmen dalam membentuk karakter mulia generasi muda.
"Dengan semboyan Lead to Impact sangat peduli dan berkomitmen tinggi terhadap pembinaan para calon pemimpin masa depan, dan membekali dengan pendidikan karakter demi membangun masyarakat, bangsa, dan negara tercinta," tandasnya.
Ketua Panitia NCSLC 2023 Ukrida, Evans Garey, mengatakan pihaknya mengundang 80 siswa siswi SMA dan SMK Kristen di wilayah Jabodetabek dan Lampung untuk mengikuti pelatihan kepemimpinan dalam menghadapi tantangan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta arus informasi. Selama tiga hari, peserta dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengenali dan mengelola potensi diri agar dapat menjadi pemimpin yang adaptif dan inovatif.
"Saat ini mereka sedang berada di usianya yang produktif, dan untuk diketahui Indonesia akan mencapai puncak dimana penduduk akan didominasi oleh usia produktif terkait bonus demografi menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045," katanya.
Wakil Rektor III Ukrida, Denni Boy Saragih, mengungkapkan, pemimpin harus memiliki integritas, adil, penuh kasih, dan berjiwa melayani. Menurutnya, esensi kepemimpinan harus berani mengekspresikan dirinya.
"Seorang pemimpin dikatakan berhasil menjadi pemimpin jika berhasil menghasilkan pemimpin lainnya, jadi ada pemberdayaan untuk mencetak pemimpin berikutnya. Seorang pemimpin adalah juga orang yang bersedia dipimpin, artinya mau belajar untuk jujur mengakui kekurangannya," ucapnya.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.