Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengelola TNGR Turunkan Petugas untuk Padamkan Kebakaran Hutan

📅 Jumat, 04 Agu 2023, 18:06 WIB | Oleh:
Pengelola TNGR Turunkan Petugas untuk Padamkan Kebakaran Hutan Doc: Antaranews
Ket. Ilustrasi: Kobaran si jago merah berupaya dijinakkan oleh tim gabungan dari BKPH Rinjani Timur bersama TNI-Polri, TNGR, pengelola bukit dan masyarakat setempat.

MATARAM -- Pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) menurunkan petugas pemadaman kebakaran hutan di kawasan taman nasional tersebut, tepatnya di sekitar Kawasan Bukit Kondo, Desa Aik Berik, Kabupaten Lombok Tengah.

Kepala TNGR Lombok Dedy Asriady di Mataram, Jumat, mengatakan, menindaklanjuti laporan warga perihal titik api dan pantauan asap di dalam kawasan yang diduga berada di daerah sekitar Bukit Kondo, petugas telah diturunkan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran di kawasan tersebut.

"Tim pemadaman telah diberangkatkan menggunakan transportasi mobil dan motor," katanya.

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan setelah itu melakukan persiapan logistik, peralatan, dan anggota tim pemadaman, dengan mengumpulkan anggota Pokdarling Umar Maye sejumlah tujuh orang sebagai anggota tim pemadaman.

"Lokasi kebakaran di jalur pendakian Aik Berik. Selanjutnya kita menunggu informasi tim pemadaman setelah sampai di lokasi kebakaran hutan," katanya.

Sebelumnya kawasan hutan TNGRmengalami kebakaran dan api terlihat menjalar sehingga menimbulkan kepulan asap. DedyAsriadyselaku Kepala TNGRmengakui kebakaran tersebut dan belum bisa memastikan penyebab kebakaran.

Ia mengatakan kebakaran itu terlihat dari rekaman CCTV. "Petugas sedang menuju TKP untuk memadamkan api dan untuk mengetahui penyebab kebakaran," katanya.

Sampai berita ini diturunkan, nyala api masih menyala dan petugas dari TNGR bersama BPBD sedang menuju lokasi kebakaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.