KEK Topang Resiliensi Perekonomian

Jumat, 04 Agu 2023, 10:52 WIB

SURABAYA - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mampu menopang perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini dengan indikasi berbagai pencapaian positif, mulai dari penerapan hilirisasi, realisasi investasi, hingga penambahan jumlah pelaku usaha. Karena itu, akselerasi KEK masih butuh dukungan pemerintah.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, mendukung percepatan pemulihan dan peningkatan daya tahan ekonomi nasional dengan melakukan investasi di bidang ekspor dan impor melalui penguatan KEK.

Ket. Foto: Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan mela­lui daring dalam kegiatan Indo­nesia Special Economic Zones (SEZ) Forum 2023 di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (3/8). — Sumber: ISTIMEWA

"Melalui berbagai kebijakan industri dan salah satunya adalah penguatan Kawasan Ekonomi Khusus yang diharapkan transformasinya terus berlanjut, salah satunya melalui KEK," kata Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan melalui daring dalam kegiatan Indonesia Special Economic Zones (SEZ) Forum 2023 di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (3/8).

Menurut dia, KEK disiapkan melalui pengembangan kawasan yang memiliki keuntungan geoekonomi, geostrategis, dan beberapa untuk memfasilitasi industri ekspor impor dari kegiatan-kegiatan lain yang memiliki nilai tambah tinggi.

"Tentunya berdaya saing internasional, pemerintah memberikan dukungan fasilitas yang luar biasa termasuk insentif fiskal maupun nonfiskal, seperti tax holiday, tax lawyer dan layanan kepabeanan, imigrasi, tenaga kerja, akses tanah, dan juga insentif lainnya," ujarnya pula.

Karena itu, dia berharap agar semua komponen dan pemangku kepentingan saling bekerja sama untuk meningkatkan perekonomian nasional.

"Saya berharap kerja sama dan sinergi yang baik terus ditingkatkan seiring dengan tantangan ekonomi dan geopolitik secara global, dan tentu saya berharap kalau KEK bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang kuat di Indonesia," ujarnya.

Target Investasi

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso, menambahkan, dengan adanya rencana pertumbuhan perekonomian nasional, pihaknya menargetkan investasi industri manufaktur di Gresik, Jawa Timur (Jatim) meningkat hingga sekitar 120 triliun rupiah untuk lima tahun ke depan agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Karena itu, Susiwijono yang juga menjabat sebagai Sekretaris Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Republik Indonesia (Kemenko Perekonomian RI) tersebut, menegaskan sejumlah industri manufaktur akan diarahkan semua ke Jatim.

"Intinya, kami berharap KEK ini betul-betul menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang inklusif, akan kami dorong khususnya di Jatim yang ada dua KEK, nasional ada 20, karena insentif fiskalnya luar biasa, tertinggi," katanya lagi.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, menyebut keberadaan KEK Gresik dan Singhasari berdampak dengan serapan tenaga kerja sehingga sejalan dengan salah satu faktor menurunnya angka kemiskinan di wilayahnya.

"Jawa Timur provinsi besar tidak mungkin satu hal dapat langsung dilihat kualitasnya secara mutlak, tapi kalau dilihat searah ya. Bayangkan dengan susahnya mencari kerja saat ini, jadi memang menyerap, bahkan di KEK Singhasari ada 300 animator yang dapat berdampak secara tidak langsung membantu pelaku usaha," ujar Emil.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.