OECD Respons Positif Permintaan Keanggotaan RI
Kamis, 03 Agu 2023, 10:57 WIBJAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) menanggapi positif permintaan Indonesia untuk menjadi anggota organisasi itu.
"Minat tersebut telah ditanggapi secara positif oleh OECD mengingat hubungan kerja sama yang konstruktif antara Pemerintah dan OECD, serta mempertimbangkan peran kepemimpinan Indonesia dalam berbagai forum global dan kinerja perekonomian Indonesia yang baik," kata Menko Airlangga melalui keterangan di Jakarta, Rabu (2/8).
Menko Airlangga menjelaskan Indonesia saat ini fokus untuk mendorong pemanfaatan keunggulan demografis guna mencapai visi menjadi negara maju berpendapatan tinggi sebagaimana dijabarkan dalam Rancangan Akhir Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 dan Visi Indonesia Emas 2045.
Proses aksesi keanggotaan OECD tersebut secara komprehensif mendukung reformasi struktural di tingkat domestik yang saat ini giat dijalankan oleh Pemerintah. Reformasi itu akan mempromosikan efisiensi dan harmonisasi kebijakan untuk menciptakan label playing field dunia usaha.
Hal itu akan mendorong Pemerintah dapat terlibat aktif dalam diskusi global, yang mana Indonesia berkesempatan untuk ikut serta dalam menentukan standar global yang diikuti negara OECD. Dengan menjadi anggota OECD juga akan memberikan keunggulan reputasi dan peningkatan kepercayaan investor karena Indonesia menganut standar kebijakan yang unggul dan terpercaya.
"OECD membagikan kepada Indonesia pengalaman negara anggota OECD lain dalam memanfaatkan keunggulan demografis dan hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan oleh Indonesia dalam rangka menuju negara maju dan berpendapatan per kapita tinggi," ujarnya.
Konvensi Paris
OECD merupakan organisasi internasional yang dibentuk berdasarkan Konvensi Paris 1960 dan berbasis di Paris, Prancis. OECD memiliki tujuan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan standard hidup negara anggotanya melalui promosi ekonomi dan pengembangan sumber daya.
Saat ini, Indonesia telah menjadi key-partner OECD bersama dengan Brasil, Tiongkok, India dan Afrika Selatan.
- Airlangga Hartarto
- Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
- OECD
- Hubungan Multilateral
- Kerja Sama Multilateral
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Libur Lebaran, Atraksi Budaya di Pariaman Jadi Daya Tarik
-
Pemkot Serang Terima Bankeu Rp65 Miliar dari Sampah Tangsel
-
SST dan UMC Rilis Platform SuperFlash Gen 4 28nm untuk Pengontrol Otomotif
-
Catat Tanggalnya, Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi 18 Maret 2026
-
Lebaran Lebih Awal, Ribuan Warga Jember-Bondowoso Sudah Gelar Shalat Id Hari Ini
-
Samsat Bekasi Beri Hadiah Warga yang Taat Bayar Pajak
-
Pemprov DKI dan PLN Perbarui Kerja Sama Listrik Kepulauan Seribu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.