Ekosistem Pangan Terintegrasi Bantu Peternak
Rabu, 02 Agu 2023, 09:05 WIBJAKARTA - Pembangunan ekosistem pangan terintegrasi dari hulu ke hilir harus memiliki nilai tambah sehingga peternak akan lebih bergairah untuk berproduksi karena ada jaminan pasar dan kestabilan harga.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) atau National Food Agency (NFA), Arief Prasetyo Adi mengatakan masalah pada peternak ini salah satunya terkait ketersediaan pakan, sekarang satu persatu diselesaikan. Untuk urusan harga, ke depan, BUMN pangan siap menjadi offtaker. Kemudian pakan ternak dari sorgum ini adalah salah satu yang sedang diupayakan selain jagung.
"Basisnya adalah market driven, ada kebutuhan di tingkat peternak. Jadi yang kita bangun adalah ekosistem berdasarkan market dan harus mendapat untung," ujarnya melalui keterangannya saat menghadiri acara pelepasan pengiriman pakan ternak berbahan baku sorgum ke Jawa Timur, di Gunung Sindur, Bogor, pada Selasa (1/8).
Arief mengatakan, upaya memperkuat ekosistem pangan nasional harus dibarengi dengan langkah penguatan BUMN pangan sebagai standby buyer atau offtaker hasil produksi petani dan peternak. Keberadaan BUMN pangan yang kuat dan gesit dalam penyerapan dan pendistribusian dapat memperkuat stabilitas harga pangan di tingkat produsen dan konsumen.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Tripartit antara Badan Pangan Nasional dengan PT Sang Hyang Seri (SHS) member of ID FOOD dan PT Sorgum Agrosolusi Indonesia mengenai sinergitas pengembangan teknologi agribisnis sorgum melalui demonstrasi plot dalam rangka peningkatan ketersediaan pangan.
Bapanas bersama stakeholder lanjutnya akan terus mendorong dalam upaya memasyarakatkan sorgum sebagai pangan maupun pakan.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
George Russell Raih Pole Position GP Austria, Max Verstappen Kecelakaan
-
Kemenkeu: Perubahan Iklim Pengaruhi Keputusan Investasi, Kebutuhan Dana Capai Rp800 Triliun per Tahun
-
Semarang Diserbu Ratusan Ribu Buku dari Luar Negeri
-
BMKG Ungkap Waktu Terbaik Melihat Fenomena Embun Upas di Dieng
-
Diduga Ngantuk Usai Nobar Piala Dunia, Pemotor Kecelakaan di Atas Flyover Ciputat
-
Libur Sekolah, Disparekraf Kendari Tambah Wahana Bermain Anak di Pantai Nambo.
-
Bunga Pinjaman Bulog Dipangkas! Dari 8 Jadi 5 Persen, Ini Dampaknya ke Harga Beras
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.