Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyak Sekali, PVMBG Catat 1.189 Kali Gempa Guguran Gunung Karangetang di Pulau Siau

📅 Rabu, 02 Agu 2023, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banyak Sekali, PVMBG Catat 1.189 Kali Gempa Guguran Gunung Karangetang di Pulau Siau Doc: ANTARA/HO-Pos PGA Karangetang
Ket. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat sebanyak 1189 kali gempa guguran Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut, pada periode 24 - 31 Juli 2023.

Manado - Banyak sekali. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat sebanyak 1.189 kali gempa guguran Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, pada periode 24 - 31 Juli 2023.

"Erupsi Gunung Karangetang secara visual, instrumental, dan potensi ancaman bahaya masih tinggi sehingga aktivitas masih pada Level III Siaga," kata Pelaksana Harian Kepala PVMBGHendra Gunawan dalam evaluasi sepekan Gunung Karangetang yang dibagikan Ketua Pos PGA Yudia P Tatipang dalam grup percakapan di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Selasa.

Selain gempa guguran, lanjutnya, juga terekam 493 kali gempa embusan, satu kali gempa hibrid/fase banyak, satu kali gempa vulkanik dangkal, dan lima kali gempa vulkanik dalam.

Kemudian juga terjadi satu kali gempa tektonik lokal dan 12 kali gempa tektonik jauh, serta tremor menerus dengan amplitudo antara 0,5 milimeter hingga lima milimeter, dominan tiga milimeter.

Hendra mengatakan erupsi efusif pada kawah utama (selatan) masih terjadi berupa leleran/luncuran lava pijar ke arah barat daya dan selatan.

Guguran lava ke selatan menuju Kali Batuawang sejauh 1.500 meter, Kali Kahetang sejauh 1.750 meter, Kali Keting sejauh 2.000 meter, kadang kadang guguran lava diikuti gumpalan asap kelabu.

Sementara guguran lava mengarah ke barat daya masuk ke lembah Kali Batang, Kali Timbelang, dan Kali Beha Barat, sejauh sekitar 800 - 1.500 meter dari kawah utama.

"Kondisi kawah utara teramati asap kawah putih tebal tinggi maksimum sekitar 100 meter. Pada malam hari masih tampak adanya api diam di tubuh kubah lava kawah utara," ujarnya.

Masyarakat diharapkan mematuhi radius bahaya yang telah direkomendasikan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.