Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Tegaskan Dukung Presiden Niger yang Digulingkan

📅 Senin, 31 Jul 2023, 08:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Tegaskan Dukung Presiden Niger yang Digulingkan Doc: AP
Ket. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berbicara pada pertemuan kepala misi di Ruang Timur Gedung Putih, Washington, Selasa.

WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken sudah berbicara dengan Presiden Niger Mohamed Bazoum untuk menegaskan kembali dukungan Washington kepadanya dan menekankan pentingnya keberlanjutan kepemimpinan Bazoum setelah kudeta di negara itu.

Menurut Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller, Blinken memuji peran Bazoum dalam memajukan keamanan yang tidak hanya Niger tetapi juga kawasan Afrika Barat.

"Blinken menegaskan bahwa Amerika Serikat akan terus berusaha memastikan pemulihan secara penuh tatanan konstitusional dan pemerintahan demokratis di Niger," kata Miller mengenai pembicaraan telepon antara Blinken dan Bazoum yang terjadi Jumat pekan ini.

Dalam panggilan telepon terpisah dengan mantan Presiden Niger Mahamadou Issoufou, Blinken mengungkapkan keprihatinan bahwa Bazoum yang telah terpilih secara demokratis masih ditahan, sementara negosiasi yang berlangsung untuk memastikan tatanan konstitusional di Niger menemui jalan buntu.

"Menteri (Blinken) prihatin bahwa mereka yang menahan Bazoum mengancam keberlangsungan kerja sama yang sukses selama bertahun-tahun dan bantuan ratusan juta dolar untuk mendukung rakyat Niger," demikian pernyataan Departemen Luar Negeri AS.

Blinken meminta Issoufoumelanjutkan upaya menyelesaikan masalah itu demi mendukung pemerintahan sipil yang dipilih secara demokratis.

Awal pekan ini, tentara Niger yang menamakan diri Dewan Nasional untuk Perlindungan Negara (CNSP) mengumumkan kudeta melalui televisi, tidak lama setelah menahan Bazoum di kediamannya.

Mereka menyebut situasi keamanan yang memburuk dan pemerintahan yang buruk sebagai alasan melancarkan kudeta.

Bazoum terpilih pada 2021 dalam transisi kekuasaan demokratis pertama Niger sejak memperoleh kemerdekaan dari Prancis pada 1960.

AS menahan diri untuk menyebut peristiwa itu sebagai kudeta, sebagian karena pembatasan dalam hukum Amerika yang akan memicu penghentian semua bantuan luar negeri AS.

AS menempatkan lebih dari 1.000 tentara di Niger, dan mengoperasikan pangkalan drone di dekat Agadez.

Washington telah bekerja sama dengan otoritas Niger untuk operasi penanggulangan terorisme di wilayah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.