Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala BKKBN Tegaskan Program 'Jo Kawin Bocah' Pacu Inovasi KB di Indonesia

📅 Jumat, 28 Jul 2023, 00:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepala BKKBN Tegaskan Program 'Jo Kawin Bocah' Pacu Inovasi KB di Indonesia Doc: ANTARA/HO-BKKBN
Ket. Kepala BKKBN Hasto Wardoyo (paling kiri) bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tengah) pada acara Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Ikatan Penyuluh KB (IPeKB) se-Jawa Tengah.

Jakarta - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan bahwa program "Jo Kawin Bocah" yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bisa memacu inovasi program keluarga berencana (KB) di seluruh Indonesia.

"Program 'Jo Kawin Bocah' yang digagas Gubernur Jawa Tengah merupakan program yang memiliki makna sederhana namun memiliki aksi dan gerak yang luar biasa," kata Hasto dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Program Jo Kawin Bocah merupakan gerakan yang lahir dari kesadaran masyarakat sebagai upaya pencegahan pernikahan anak dengan melibatkan seluruh unsur pentahelix, mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, media massa, dan komunitas.

Hasto mengatakan, dirinya tidak pernah ragu untuk menyampaikan program tersebut di forum-forum nasional sebagai upaya untuk menumbuhkan inovasi gerakan lain yang mampu memberikan dampak terhadap penurunan stunting.

"Tugas penyuluh itu, mulai dari yang mau nikah, yang hamil sampai melahirkan, juga yang mau KB, semua menjadi tanggung jawab penyuluh KB dengan pasukannya, termasuk juga tim pendamping keluarga, dan program Jo Kawin Bocah yang diinisiasi Pak Ganjar, semoga dapat memacu inovasi yang lain", tuturnya.

Selain mengapresiasi program "Jo Kawin Bocah", Hasto juga memuji Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Ikatan Penyuluh KB (IPeKB) se-Jawa Tengah yang digelar di Gor Tri Sanjaya Slawi, Kabupaten Tegal, dan dihadiri oleh 1.600 penyuluh KB dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

"Ini (porseni) merupakan murni inisiasi dari para Penyuluh di Jawa Tengah. Kreatif sekali. Penyuluh KB biasanya kalau ketemu itu, lombanya ya penyuluhan, tapi baru kali ini, penyuluh KB kumpul di Jawa Tengah, dan berkompetisi di bidang olahraga dan seni. Ini luar biasa," ucap Hasto.

Porseni Penyuluh KB ini telah selesai menyelenggarakan berbagai cabang lomba, diantaranya futsal, tenis meja, gobak sodor, bakiak, karaoke, band dan senam.

Hasto juga menyampaikan apresiasi kepada penyuluh KB di Jawa Tengah karena kegiatan porseni ini dapat diselenggarakan dengan sukses meskipun berada di tengah gempuran tugas dan kewajiban yang begitu padat untuk mewujudkan target stunting nasional hingga 14 persen sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.