Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Sebut Ancaman Korut Lebih Serius dari 'Sebelumnya'

📅 Jumat, 28 Jul 2023, 10:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jepang Sebut Ancaman Korut Lebih Serius dari 'Sebelumnya' Doc: ANTARA/KCNA via REUTERS
Ket. Sebuah rudal ditampilkan selama parade militer untuk memperingati 70 tahun gencatan senjata Perang Korea di Pyongyang, Korea Utara, (27/7/2023).

TOKYO - Jepang mengatakan pada Jumat (28/7) bahwa Korea Utara menimbulkan ancaman yang lebih serius terhadap keamanan nasionalnya daripada "sebelumnya". Pyongyang yang bersenjata nuklir mengguncang tetangganya dengan uji coba rudal berulang kali dan retorika berperang.

Dalam buku putih tahunannya - ikhtisar ancaman militer yang paling mendesak dan rencana untuk memastikan stabilitas - Kementerian Pertahanan Jepang membuat alasan untuk kenaikan pengeluaran pertahanan dalam negeri saat dunia memasuki "era krisis baru".

Sementara kekuatan militer Tiongkok yang tumbuh dan invasi Rusia ke Ukraina menjadi fokus utama dari buku putih Jepang. Korea Utara juga menjadi perhatian utama Jepang.

"Kegiatan militer Korea Utara menimbulkan ancaman yang lebih serius dan mengancam keamanan nasional Jepang daripada sebelumnya," kata dokumen itu.

"Diyakini bahwa Korea Utara memiliki kemampuan untuk menyerang Jepang dengan senjata nuklir yang dipasang pada rudal balistik."

Buku putih, yang disetujui oleh kabinet Perdana Menteri Fumio Kishida pada Jumat pagi, muncul saat Korea Utara meningkatkan frekuensi uji misilnya.

Media pemerintah Korea Utara pada Kamis merilis foto-foto Kim Jong Un mendampingi Menteri Pertahanan Rusia tur melihat persenjataan terbaru dan tercanggih negara itu, termasuk rudal balistik antarbenua dan drone militer yang sebelumnya tak terlihat.

Rusia, sekutu bersejarah Korea Utara lainnya, adalah salah satu dari segelintir negara yang memiliki hubungan persahabatan dengan Pyongyang.

Kim Jong Un dengan teguh mendukung invasi Moskow ke Ukraina, termasuk, kata Washington, memasok roket dan rudal, tuduhan yang dibantah Pyongyang.

Uji coba senjata Pyongyang baru-baru ini, yang terakhir dilakukan pada Senin, dilakukan saat Tokyo, Seoul, dan Washington meningkatkan kerja sama militer untuk melawan ancaman nuklir Korut yang meningkat dan pengaruh Tiongkok di wilayah tersebut.

Buku putih itu mengatakan kegiatan militer Tiongkok menimbulkan "tantangan strategis terbesar dan belum pernah terjadi sebelumnya" bagi Jepang sambil menegaskan kembali bahwa latihan militer bersama dengan Rusia juga menjadi perhatian.

Tiongkok secara teratur mengirim kapal ke pulau-pulau yang bersengketa dengan Tokyo sambil juga melakukan latihan angkatan laut di perairan termasuk di Pasifik, meningkatkan kewaspadaan di Jepang dan negara-negara kawasan.

Beijing tidak mengutuk invasi Rusia ke Ukraina, banyak negara demokrasi terkemuka khawatir Tiongkok juga akan mengambil alih Taiwan secara agresif.

"Masyarakat internasional sedang menghadapi cobaan terbesar sejak Perang Dunia II dan kita telah memasuki era krisis baru," kata Menteri Pertahanan Yasukazu Hamada dalam dokumen tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.