Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Depok Didorong Digitalisasi Aset

📅 Rabu, 26 Jul 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Depok Didorong Digitalisasi Aset Doc: ANTARA/Istimewa
Ket. Ketua Komisi A Kota Depok Hanzah

DEPOK- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok disarankan untuk meningkatkan pengawasan aset dengan mengoptimalkan digitalisasi. "Pemerintah kota harus mulai ke digitalisasi untuk pengawasan aset pemerintah," kata Ketua Komisi A DPRD Depok, Hamzah, Selasa.

Hamzah menjelaskan pengawasan aset melalui digitalisasi untuk memudahkan masyarakat mengakses dan mengetahui jumlah aset yang dimiliki Pemkot Depok. "Komisi A meminta digitalisasi secara menyeluruh sehingga bisa diakses masyarakat dengan mudah. Ini baik yang belum terpakai maupun disewakan pihak ketiga," kata Hamzah.

Jika tidak bisa dengan digitalisasi, kata dia, Pemkot Depok melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) bisa menggunakan plang dan striker untuk menandai aset milik pemerintah kota.
DPRD, sambung Hamzah, sudah menyetujui anggaran untuk pembuatan plang menandai aset.

"Itu menjadi persoalan. DPRD sudah menyetujui anggaran membuat plang untuk aset pemkot. Kendaraan pemerintah juga ditempatkan atau ditempeli," ungkap Hamzah.

Sementara itu, Pemkot Depok juga akan terus mengadakan layanan jemput bola ke sekolah-sekolah untuk mendorong pelajar yang telah mencapai usia 17 tahun melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, mengatakan selain sebagai kartu identitas, KTP memiliki banyak manfaat seperti pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).
"Jadi naik motornya legal. Kemudian juga dengan punya KTP mereka dapat mengurus dokumen-dokumen penting lainnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.