Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Tabalong Fasilitasi Petani Budi Daya Kacang Sacha Inchi

📅 Selasa, 25 Jul 2023, 16:03 WIB | Oleh:
Pemkab Tabalong Fasilitasi Petani Budi Daya Kacang Sacha Inchi Doc: ANTARA/Herlina Lasmianti
Ket. Seorange petani Desa Nalui, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Husaini, di areal kebun kacang Sacha Inchi yang mulai dikembangkan sejak Januari 2023.

TABALONG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan kesiapan memfasilitasi petani setempat yang membudidayakan kacang Sacha Inchi (Plukenetia volubilis).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Perikanan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKP2TPH) Kabupaten Tabalong Fahrul Razi di Tanjung, Senin (24/7), menyambut baik usaha petani Jaro yang mengembangkan budi daya kacang Sacha Inchisehingga pihaknya siap memfasilitasi

Ia mengatakan jenis tanaman ini mempunyai nilai ekonomis tinggi dan cocok ditanam di Kecamatan Jaro yang juga berbatasan dengan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur.

"Kami siap memfasilitasi petani Jaro yang membudidayakan kacang Sacha Inchi yang mana tanaman ini punya nilai ekonomis tinggi selain itu Kecamatan Jaro juga berbatasan dengan IKN," katanya.

Seorang petani Desa Nalui, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan Husainimengaku mengembangkan budi daya kacang Sacha Inchi yang dikenal kaya kandungan asam lemak omega 3, omega 6, dan omega 9.

"Saya mulai tanam kacang Sacha Inchi sejak Januari 2023 dan kini sebanyak 500 batang lebih tumbuh dengan baik," katanya.

Husaini mengaku tertarik menanam kacang Sacha inchi atau lebih dikenal sebagai kacang inka atau kacang gunung karena khasiatnya yang cukup banyak untuk mengobati berbagai penyakit, seperti diabetes dan kolesterol.

Selain itu, kacang yang buahnya berbentuk bintang ini, memiliki nilai ekonomis yang relatif tinggi karena harga minyak olahan kacang yang berasal dari hutan Amazon ini mencapai jutaan rupiah per liter.

Dalam pengembangan budi daya kacang Sacha Inchi, ia mengaku menjalin kemitraan dengan PT Setia Alam Raya (SAR) di Kabupaten Tanah Laut, selaku pembeli.

"Hasil panen kacang Sacha Inchi nantinya kami jual ke PT SAR dengan jumlah tak terbatas sesuai perjanjian kemitraan," katanya.

Ia mengatakan harga jual yang disepakati dalam program kemitraan ini Rp8.000 per kilogram untuk kacang Sacha Inchi belum terpisah kulit dan jenis kupas biji coklat mencapai Rp20 ribu per kilogram.

Untuk kemitraan antara PT SAR dan Husaini selaku petani, perjanjian jual beli selama sembilan tahun dengan luas lahan 5.000 meter persegi.

Sebagai petani, ia juga berharap, dukungan pemerintah daerah dalam upaya mengembangkan tanaman kacang Sacha Inchi, seperti alat pencacah sabut kelapa untuk pembuatan pupuk organik.

"Peralatan masih minim untuk pembuatan pupuk organik dalam pembuatan bibit kacang Sacha Inchi," katanya.

Dia mengaku sebagai satu-satunya petani di Kabupaten Tabalong yang berani membudidayakan kacang Sacha Inchi meski modal yang dibutuhkan dalam satu hektare mencapai Rp99 juta.

"Untuk menanam kacang Sacha Inchi kita membutuhkan kayu Ulin untuk tempat merambat tanaman serta kawat karena itu biayanya cukup besar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.